Kunker di Bantaeng, Ketua PDI Perjuangan Sulsel Minta Maaf
Selasa, 16 Februari 2021 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
“Walau pun dalam kondisi pandemi COVID-19 , tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat tetap kami jalankan, sebagai wujud kerja nyata bagi konstituen kami yang ada di daerah Sulawesi Selatan khususnya Bantaeng,” ungkap Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel ini di hadapan perwakilan masyarakat di 8 kecamatan.
ARW mengatakan bahwa sudah banyak program yang diusulkan dan sudah dinikmati oleh masyarakat Sulsel khususnya di daerah pemilihannya. Salah satunya, lampu jalan 300 titik tahun lalu dan tahun ini kembali merekomendasikan 350 titik.
Baca juga: Aksi Tanam Pohon PDIP Sulsel Dapat Pujian Masyarakat
Selain itu, sumur bor di 8 titik, bea siswa bagi mahasiswa yang sedang masa skripsi, bantuan mesin perahu nelayan, perbaikan rumah ibadah serta kurang lebih 10.000 paket bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 . “Semoga tahun ini bisa lebih banyak program yang bisa kami bawa ke Sulsel khususnya di tempat kita ini,” ujarnya.
Sementara khusus untuk Bantaeng, pihaknya kembali menjanjikan akan menambah lagi 50 lampu jalan tenaga surya dan bantuan alat pengering jagung dan pembangunan embung sebagai sarana pengairan.
ARW mengatakan bahwa sudah banyak program yang diusulkan dan sudah dinikmati oleh masyarakat Sulsel khususnya di daerah pemilihannya. Salah satunya, lampu jalan 300 titik tahun lalu dan tahun ini kembali merekomendasikan 350 titik.
Baca juga: Aksi Tanam Pohon PDIP Sulsel Dapat Pujian Masyarakat
Selain itu, sumur bor di 8 titik, bea siswa bagi mahasiswa yang sedang masa skripsi, bantuan mesin perahu nelayan, perbaikan rumah ibadah serta kurang lebih 10.000 paket bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 . “Semoga tahun ini bisa lebih banyak program yang bisa kami bawa ke Sulsel khususnya di tempat kita ini,” ujarnya.
Sementara khusus untuk Bantaeng, pihaknya kembali menjanjikan akan menambah lagi 50 lampu jalan tenaga surya dan bantuan alat pengering jagung dan pembangunan embung sebagai sarana pengairan.
Lihat Juga :