3 Buruh Tani Tersambar Petir saat Tanam Semangka, Dua Tewas di Ladang
Selasa, 16 Februari 2021 - 15:16 WIB
loading...
Aparat kepolisian dan TNI bersama warga saat mengevakuasi korban dari ladang ke mobil ambulans. Foto: iNews/Alip Sutarto
A
A
A
JEPARA - Nasib tragis dialami murtiani (47) warga Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri dan Sutriyo (40) warga Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Jepara, Jawa Tengah (Jateng) .
Keduanya tewas tersambar petir saat bekerja menanam bibit semangka di area ladang di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Selasa (16/2/2021) pagi.
Baca juga: Tangis Histeris Keluarga Pecah, Saat Tatang Firmansyah Pulang Tinggal Nama
Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka bakar di bagian dada, sementara satu korban lainnya, selamat diketahui bernama kartini, (55), warga Desa Jerukwangi Bangsri, Jepara. Kartini dilarikan ke puskesmas bangri untuk menjalani perawatan intensif.
Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru
Komandan Koramil Bangsri, Kapten Mukholik menjelaskan, saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir.
“Meski dalam cuaca buruk, korban hanya berlindung di bawah pohon dan gubuk di tengah ladang,” katanya.
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Sebelum dibawa ke rumah duka, korban dibawa ke Puskesmas Bangsri guna keperluan visum, sedangkan korban selamat masih menjalani perawatan.
Keduanya tewas tersambar petir saat bekerja menanam bibit semangka di area ladang di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Selasa (16/2/2021) pagi.
Baca juga: Tangis Histeris Keluarga Pecah, Saat Tatang Firmansyah Pulang Tinggal Nama
Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka bakar di bagian dada, sementara satu korban lainnya, selamat diketahui bernama kartini, (55), warga Desa Jerukwangi Bangsri, Jepara. Kartini dilarikan ke puskesmas bangri untuk menjalani perawatan intensif.
Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru
Komandan Koramil Bangsri, Kapten Mukholik menjelaskan, saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir.
“Meski dalam cuaca buruk, korban hanya berlindung di bawah pohon dan gubuk di tengah ladang,” katanya.
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Sebelum dibawa ke rumah duka, korban dibawa ke Puskesmas Bangsri guna keperluan visum, sedangkan korban selamat masih menjalani perawatan.
(nic)
Lihat Juga :