Puluhan Kepala Desa Geruduk DPRD PALI, Tagih Tunjangan yang Terlambat Dibayar
Selasa, 16 Februari 2021 - 13:35 WIB
loading...
Gedung DPRD Kabupaten PALI.Foto/dok inews
A
A
A
PALI - Puluhan kepala desa dari 65 desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) luruk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (16/2/2021).
Kedatangan mereka untuk membahas keterlambatan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa yang belum dibayar selama enam bulan terhitung Juli hingga Desember 2020.
Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru
Terkait keterlambatan itu, Ketua DPRD PALI H Asri AG membeberkan hutang pemerintah kabupaten PALI tahun 2020 yang harus dibayarkan tahun 2021. Menurutnya, hutang atau tunda bayar bukan hanya dialami kades dan perangkatnya, namun juga dialami sektor lain.
"Perlu disampaikan di sini bahwa hutang Pemkab PALI sebesar Rp 216 milyar lebih tepatnya Rp 216.945.877.398,- Nilai itu termasuk untuk desa sebesar Rp 35 milyar yang seharusnya sudah disalurkan tahun 2020 lalu," ungkap H Asri AG.
Kedatangan mereka untuk membahas keterlambatan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa yang belum dibayar selama enam bulan terhitung Juli hingga Desember 2020.
Baca juga: Viral, Usai Dapat Ganti Rugi Pertamina, Warga Sedesa di Tuban Borong Mobil Baru
Terkait keterlambatan itu, Ketua DPRD PALI H Asri AG membeberkan hutang pemerintah kabupaten PALI tahun 2020 yang harus dibayarkan tahun 2021. Menurutnya, hutang atau tunda bayar bukan hanya dialami kades dan perangkatnya, namun juga dialami sektor lain.
"Perlu disampaikan di sini bahwa hutang Pemkab PALI sebesar Rp 216 milyar lebih tepatnya Rp 216.945.877.398,- Nilai itu termasuk untuk desa sebesar Rp 35 milyar yang seharusnya sudah disalurkan tahun 2020 lalu," ungkap H Asri AG.
Lihat Juga :