Vacum of Power di Muaranenim: Bupati dan Wakilnya Ditahan KPK, Sekda Meninggal Dunia
Selasa, 16 Februari 2021 - 06:15 WIB
loading...
Gubernur Sumsel Herman Deru mengambil alih kekuasaan di Kabupaten Muaraenim setelah bupati dijebloskan tahanan KPK.
A
A
A
PALEMBANG - Bupati Muaraenim, Juarsah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap Dinas PUPR. Kondisi ini menyebabkan kekosongan pemerintahan (vacum of power) mengingat Juarsah belum mempunyai wakil bupati. Sementara Sekda beberapa waktu lalu meninggal dunia.
Agar roda pemerintahan tetap berjalan, Gubernur Herman Deru berinisiatif mengambil alih pemerintahan. Dia langsung memanggil sejumlah pejabat, mulai asisten hingga Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan rapat di Griya Agung Pelembang, Senin (15/2/2021) malam.
Baca juga: Rampok dan Paksa Oral Seks IRT, Pria di Banyuasin Ditembak Polisi
Rapat mendadak ini sebagai respons atas penahanan Juarsah oleh KPK. Herman Deru tak ingin terjadi kekosongan pemerintahan di Kabupaten Muaraenim yang dampaknya pada pelayanan masyarakat dan pembangunan strategis.
Dia menunjuk pelaksana harian atau Plh kepada Sekdaprov Sumsel, Nasrun Umar. "Nasrun akan bertugas selama menunggu status hukum dari Juarsah yang dikeluarkan Mendagri, barulah menunjuk pelaksana tugas," ujar Herman Deru.
Agar roda pemerintahan tetap berjalan, Gubernur Herman Deru berinisiatif mengambil alih pemerintahan. Dia langsung memanggil sejumlah pejabat, mulai asisten hingga Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan rapat di Griya Agung Pelembang, Senin (15/2/2021) malam.
Baca juga: Rampok dan Paksa Oral Seks IRT, Pria di Banyuasin Ditembak Polisi
Rapat mendadak ini sebagai respons atas penahanan Juarsah oleh KPK. Herman Deru tak ingin terjadi kekosongan pemerintahan di Kabupaten Muaraenim yang dampaknya pada pelayanan masyarakat dan pembangunan strategis.
Dia menunjuk pelaksana harian atau Plh kepada Sekdaprov Sumsel, Nasrun Umar. "Nasrun akan bertugas selama menunggu status hukum dari Juarsah yang dikeluarkan Mendagri, barulah menunjuk pelaksana tugas," ujar Herman Deru.
Lihat Juga :