Memilukan, 12 Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia
Senin, 15 Februari 2021 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, proses pencarian korban longsor terus dilakukan sampai ditemukan seluruh korban yang tertimbun . Untuk mempercepat pencarian, pihak kepolisian akan menerjunkan anjing pelacak. "Saya telah berkoordinasi dengan Pak Kapolres dan ternyata sudah disiapkan anjing pelacak untuk mempercepat proses identifikasi," kata Khofifah,
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Menurutnya, lokasi bencana memang cukup curam . Kondisi tebing mengharuskan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan. "Kita tidak menduga ternyata hujan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah ini akhirnya terjadi longsor. Kita semua menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dari bencana longsor ini," ujarnya.
Baca juga: KKB Tembak Mati Prajurit Raider, Anggota Komisi I DPR: Negara Tak Boleh Kalah
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menuturkan, Pemkab Nganjuk sebelumnya sudah memberikan edukasi kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Itu penting dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan . Tak hanya itu, adanya retakan tanah yang berpotensi terjadinya longsor juga harus diwaspadai. "Banyak warga telah diedukasi dan ditingkatkan kewaspadaannya jika sewaktu-waktu terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi," jelasnya.
Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya
Menurutnya, lokasi bencana memang cukup curam . Kondisi tebing mengharuskan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan. "Kita tidak menduga ternyata hujan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah ini akhirnya terjadi longsor. Kita semua menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dari bencana longsor ini," ujarnya.
Baca juga: KKB Tembak Mati Prajurit Raider, Anggota Komisi I DPR: Negara Tak Boleh Kalah
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menuturkan, Pemkab Nganjuk sebelumnya sudah memberikan edukasi kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Itu penting dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan . Tak hanya itu, adanya retakan tanah yang berpotensi terjadinya longsor juga harus diwaspadai. "Banyak warga telah diedukasi dan ditingkatkan kewaspadaannya jika sewaktu-waktu terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi," jelasnya.
(eyt)
Lihat Juga :