Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

KKB Tembak Mati Prajurit Raider, Anggota Komisi I DPR: Negara Tak Boleh Kalah

loading...
KKB Tembak Mati Prajurit Raider, Anggota Komisi I DPR: Negara Tak Boleh Kalah
Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi Partai Gerindra, Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas. Foto/Ist
JAYAPURA - Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi Partai Gerindra, Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas memantau terus aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua.

Yan Mandenas mengharapkan aksi teror yang dilakukan KKB bisa segera diatasi oleh aparat penegak hukum, dan bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah. Baca juga: OPM Pimpinan Undius Kogoya Bertanggung Jawab Atas Penembakan Terhadap Prajurit Raider Prada Ginanjar

" Negara tidak boleh kalah dengan kelompok kriminal. Apalagi bukan hanya aparat penegak hukum yang menjadi korban, bahkan masyarakat serta perekonomian tak bisa berjalan baik di daerah tersebut," ungkap Yan Mandenas dalam keterangan tertulisnya.





Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan ini menjelaskan, dari pantauan dan juga beberapa sumber yang diterimanya, aksi teror KKB sudah memasuki perkotaan di Intan Jaya, bahkan mereka berhasil merekrut masyarakat setempat.

Menurutnya, apabila hal ini terus terjadi, bisa berdampak luas bagi keamanan masyarakat yang berada di daerah setempat. Baca juga: Masih Mengenakan Seragam Dinas, Camat di Gresik Diborgol dan Dijebloskan Penjara

"Harus duduk bersama antara TNI, Polri dan pemerintah, untuk menyusun strategi agar teror ini tidak berkelanjutan . Di samping itu, kita bisa menyelesaikannya tanpa harus melalui jalur pertumpahan darah . Kita harapan kan tidak ada lagi masyarakat maupun aparat penegak hukum yang bertugas disana menjadi korban," katanya.

Anggota Fraksi Gerindra itu menegaskan, dalam waktu dekat akan berkunjung ke Papua , dan bertemu dengan aparat penegak hukum, untuk mendapatkan informasi mengenai yang terjadi di sana. Baca juga: Baru Selesai Beri Layanan Seks dan Masih Telanjang, PSK Online di Bali Dibunuh Pelanggannya

"Saya akan berkomunikasi dengan Kapolda dan Pangdam, untuk mendapatkan informasi yang terjadi di sana. Lalu kita juga akan bertukar pikiran langkah-langkah apa yang bisa kita dorong di DPR untuk mencegah konflik yang terjadi di Intan Jaya," tegasnya.

Yan Mandenas juga berpesan agar aparat penegak hukum bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh kehati-hatian, agar tidak menjadi korban atau salah sasaran dalam memberantas para pelaku kriminal bersenjata.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top