Ini Cerita Mahasiswa Asal Thailand di Sidimpuan yang Tidak Bisa Pulang ke Negaranya
Minggu, 17 Mei 2020 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Khusus Puasa Ramadhan, kesibukan semakin bertambah. Siang menjelang sore, para mahasiswa dari berbagai jurusan itu terlihat sibuk mempersiapkan menu buka puasa yang akan dijual. Hasil dari penjualan akan dimanfaatkan untuk menambah stock keuangan yang dikirim oleh orangtua dari negaranya.
"Rindu kampung halaman itu pasti. Tapi di tengah situasi pandemi ini tidak bisa pulang, " ujar Asman Salae mahasiswa asal Thailand Program Studi Pendidikan Agama Islam. Mahasiswa yang akrab disapa Asman itu mengaku mendapatkan tiket pesawat.
Berjualan merupakan aktivitasnya sehari-hari terutama pada saat puasa Ramadhan. Tujuannya adalah untuk membantu orangtua mereka agar biaya yang akan dikirim tidak terlalu banyak.”Menu apa yang kami bisa buat, itu yang dijual agar bisa menambah penghasilan dan mengurangi beban orangtua. (BACA JUGA: Ironi! Berkumpul di Masjid Dilarang, Tapi di Mal dan Bandara Tidak)
Secara keseluruhan, kata Asman, jumlah mahasiswa asal Thailand yang menempuh pendidikan di IAIN Padangsidimpuan berjumlah 20 orang.Namun, empat rekannya sudah duluan pulang sebelum virus mematikan itu merebak.
Ketika ditanya tentang kesulitan yang dirasakan, Asman mengaku belum merasakan kesulitan, meski jauh dari orangtua."Tapi kalau kondisi semakin membaik kami ingin pulang karena mau libur semester,"tandasnya. (zia nasution)
"Rindu kampung halaman itu pasti. Tapi di tengah situasi pandemi ini tidak bisa pulang, " ujar Asman Salae mahasiswa asal Thailand Program Studi Pendidikan Agama Islam. Mahasiswa yang akrab disapa Asman itu mengaku mendapatkan tiket pesawat.
Berjualan merupakan aktivitasnya sehari-hari terutama pada saat puasa Ramadhan. Tujuannya adalah untuk membantu orangtua mereka agar biaya yang akan dikirim tidak terlalu banyak.”Menu apa yang kami bisa buat, itu yang dijual agar bisa menambah penghasilan dan mengurangi beban orangtua. (BACA JUGA: Ironi! Berkumpul di Masjid Dilarang, Tapi di Mal dan Bandara Tidak)
Secara keseluruhan, kata Asman, jumlah mahasiswa asal Thailand yang menempuh pendidikan di IAIN Padangsidimpuan berjumlah 20 orang.Namun, empat rekannya sudah duluan pulang sebelum virus mematikan itu merebak.
Ketika ditanya tentang kesulitan yang dirasakan, Asman mengaku belum merasakan kesulitan, meski jauh dari orangtua."Tapi kalau kondisi semakin membaik kami ingin pulang karena mau libur semester,"tandasnya. (zia nasution)
(vit)
Lihat Juga :