Pilu Menyaksikan Kehancuran, Gusti Moeng Usir Para Penghalang Upaya Perdamaian Keraton Surakarta
Senin, 15 Februari 2021 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
GKR Wandansari berharap, melalui ziarah ke makam para leluhur pendiri Kerajaan Mataram, dia juga memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar kondisi Keraton Kasunanan kembali bersatu seperti dulu lagi.
"Saya langsung ke makam para leluhur untuk mendoakan para leluhur, dan meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Keraton Surakarta kembali baik, aktivitas budaya terus berjalan dan rukun damai semuanya," papar Gusti Moeng.
Baca juga: Tanpa Gejala, Zumi Zola dan Patrialis Akbar Positif COVID-19 di Lapas Sukamiskin
Dua putri raja, GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan Putri Raja PB XIII GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani bersama dua penari Tari Bedaya, serta sentono terkunci di dalam keraton selama tiga hari dua malam.
"Saya langsung ke makam para leluhur untuk mendoakan para leluhur, dan meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Keraton Surakarta kembali baik, aktivitas budaya terus berjalan dan rukun damai semuanya," papar Gusti Moeng.
Baca juga: Tanpa Gejala, Zumi Zola dan Patrialis Akbar Positif COVID-19 di Lapas Sukamiskin
Dua putri raja, GKR Wandansari alias Koesmoertiyah (Gusti Moeng) dan Putri Raja PB XIII GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani bersama dua penari Tari Bedaya, serta sentono terkunci di dalam keraton selama tiga hari dua malam.
(eyt)
Lihat Juga :