2 Jam Pemeriksaan, 17 Pengendara di Prambanan Terjaring Tak Bawa Surat Bebas COVID-19

Sabtu, 13 Februari 2021 - 14:02 WIB
loading...
2 Jam Pemeriksaan, 17...
Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan dari luar yang masuk DIY di pos penyekatan Prambanan, Sleman, Sabtu (13/2/2021). Foto MNC Portal Indonesia/Priyo Setyawan
A A A
YOGYAKARTA - Masyarakat masih banyak yang belum mematuhi penerapan prorokol kesehatan (prokes) saat berpergian ke luar daerah di masa pandemi COVID-19. Yaitu dengan membawa surat bebas COVID-19, dengan membawa hasil rapid COVID-19.

Terbutki saat petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan roda empat dari luar daerah yang akan masuk wilayah DIY di Pos Penyekatan Prambanan, Sleman, Sabtu (13/2/2021) pagi puluhan pengendara tidak bisa menunjukkkan surat bebas COVID-19. Baca juga: Potensi Mutasi Virus COVID-19 Terus Terjadi, Diingatkan Tetap Patuh Prokes

Bagi yang tidak bisa menunjukkan oleh petugas diberi dua pilihan dirapid swab antigen atau putar balik. Para pengendara yang tidak membawa surat bebas COVID-19, memilih dirapid swab antigen. Untuk swab antigen sendiri dilakukan secara acak bukan hanya pegemudi namun juga penumpang.

“Hasil pemeriksaan dari pukul 09.00 WIB-11.00 WIB tercatat ada 17 pengemudi yang tidak bisa menunjukkan surat bebas COVID-19, Mereka memilih di r apid swab antigen . Sehingga tidak ada yang putar balik,” kata Kepala Pospam Prambanan, Iptu Sudardi, Sabtu (13/2/2021).

Sudardi menjelaskan bagi pengendara yang dirapid apapun hasilnya akan difoto, baik petugas maupun pengemudi itu, Foto tersebut, bukan hanya bukti pengemudi sudah dirapid dan bagi yang hasilnya negatif, saat ada pemeriksaan di pos pengamanan daerah lain, bisa menunjukkan hasilnya tersebut, kepada petugas, sehingga tidak perlu rapid lagi.

“Hasil rapid sudah diketahui antara 3-5 menit, setelah itu petugas akan mendatangi pemgemudi dan penumpang yang dirapid untuk memberitaukan hasilnya,” paparnya. Baca juga: Perayaan Imlek 2021, Vihara Petak 9 Terapkan Prokes Ketat

Sementara bagi pengendara dan penumpang yang dirapid swab antigen hasilnya positif, selain tidak boleh melanjutkan perjalanan juga akan diserahkan ke Puskesmas terdekat untuk penangganan lebih lanjut. Sudardi memambahkan pemeriksaan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pada libur Imlek 2021 sekaligus penerapan pengetataan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) di DIY, yang dimulai dari 9 Februari-22 Februari 2021.

Untuk pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan perbatasan ini dibagi dalam tiga shif. Pagi mulai pukul 09.00 WIB-11.00 WIB, siang pukul 14.00 WIB-16.00 WIB dan malam pukul 19.00 WIB-21.00 WIB. “Pemeriksaan di Pos penyekatan ini akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2021),” jelasnya. Baca juga: Kejar Target Swab Antigen, Petugas Cegat dan Colok Hidung Pengendara

Nurhadi Muslim, 50 pengemudi yang tidak membawa surat bebas COVID-19 dan harus menjalani rapdi swab antigen mengatakan sangat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang akan masuk wilayah DIY. Sehingga ia menjadi mengetahui terpapar COVID-19 atau tidak.

“Ini sangat bagus, untuk mengetahui terkena COVID-19 atau tidak, dan hasil rapid negatif. Saya berterima kasih, kegiatan ini tidak mengganggu,” aku Nurhadi dari Klaten yang akan ke rumah orang tuanya di Magelang itu.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Gelegar Musik...
Konser Gelegar Musik Prambanan Jadi Ruang Apresiasi Pelanggan ICONNET
Kisah Rakai Pikatan,...
Kisah Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno Pembuat Mahakarya Candi Prambanan
Sebanyak 243.821 Wisatawan...
Sebanyak 243.821 Wisatawan Berlibur di Candi Prambanan dan Borobudur
Libur Lebaran, Wisatawan...
Libur Lebaran, Wisatawan Eksplorasi Budaya Jawa dan Kuliner di Pasar Medang Candi Prambanan
Candi Prambanan Ditutup...
Candi Prambanan Ditutup Rayakan Hari Raya Nyepi, Wisatawan Asing Kecele
Hari Raya Nyepi, Wisata...
Hari Raya Nyepi, Wisata Candi Prambanan Tutup Sehari Penuh
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Siasat Gofar Hilman...
Siasat Gofar Hilman dan Liberty Walk Jepang: Mengapa Prambanan Jadi Kiblat Modif Dunia?
Menguak Asal-Usul Candi...
Menguak Asal-Usul Candi Prambanan
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved