Lantik Sekda Sekaligus Pamitan, Ini Pesan Bupati Blitar
Kamis, 11 Februari 2021 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Libur Panjang Tahun Baru Imlek, Pemprov Jawa Timur Larang ASN Bepergian
"Sedangkan Pj sekda masa tugasnya hanya tiga bulan atau sampai penentuan sekda definitif," terang Rijanto. Di sela acara itu Rijanto juga menyampaikan permintaan maaf, jika selama lima tahun memerintah Kabupaten Blitar, ada kesalahan
Di bawah koordinasi Pj Sekda baru, Rijanto juga berpesan kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk senantiasa menjaga kekompakan, profesionalitas serta loyalitas. Ia berharap Kabupaten Blitar ke depan, semakin lebih baik. Karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 dan PPKM, Rijanto juga menegaskan tidak ingin ada acara pelepasan untuk dirinya.
"Kita harus menjaga jangan sampai terjadi penyebaran dan ikut prihatin bersama masyarakat," tegas Rijanto. Sementara Pj Sekda Mujianto mengatakan, selama menjabat akan fokus pada penanganan pandemi COVID-19. Apalagi saat ini tengah berlangsung PPKM mikro. Selain itu juga menyiapkan pengisian jabatan kosong. "Dalam waktu dekat mempersiapkan pelantikan kepala daerah terpilih pada 17 Februari mendatang," kata Mujianto.
Sebelumnya pada Kamis ini (11/2), Pemkab Blitar berencana mengelar acara perpisahan atau pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Blitar di salah satu hotel di Kota Batu. Acara yang akan dilangsungkan diam diam itu mengundang seluruh pimpinan SKPD (OPD) dan camat se Kabupaten Blitar secara sarimbit (berpasangan). Tidak sedikit ASN yang merasa resah karena khawatir terjadi klaster baru COVID-19. Acara akhirnya diurungkan dengan alasan ada SE Menpan RB yang melarang ASN ke luar kota selama libur tahun baru Imlek (11-14 Februari).
"Sedangkan Pj sekda masa tugasnya hanya tiga bulan atau sampai penentuan sekda definitif," terang Rijanto. Di sela acara itu Rijanto juga menyampaikan permintaan maaf, jika selama lima tahun memerintah Kabupaten Blitar, ada kesalahan
Di bawah koordinasi Pj Sekda baru, Rijanto juga berpesan kepada para aparatur sipil negara (ASN) untuk senantiasa menjaga kekompakan, profesionalitas serta loyalitas. Ia berharap Kabupaten Blitar ke depan, semakin lebih baik. Karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 dan PPKM, Rijanto juga menegaskan tidak ingin ada acara pelepasan untuk dirinya.
"Kita harus menjaga jangan sampai terjadi penyebaran dan ikut prihatin bersama masyarakat," tegas Rijanto. Sementara Pj Sekda Mujianto mengatakan, selama menjabat akan fokus pada penanganan pandemi COVID-19. Apalagi saat ini tengah berlangsung PPKM mikro. Selain itu juga menyiapkan pengisian jabatan kosong. "Dalam waktu dekat mempersiapkan pelantikan kepala daerah terpilih pada 17 Februari mendatang," kata Mujianto.
Sebelumnya pada Kamis ini (11/2), Pemkab Blitar berencana mengelar acara perpisahan atau pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Blitar di salah satu hotel di Kota Batu. Acara yang akan dilangsungkan diam diam itu mengundang seluruh pimpinan SKPD (OPD) dan camat se Kabupaten Blitar secara sarimbit (berpasangan). Tidak sedikit ASN yang merasa resah karena khawatir terjadi klaster baru COVID-19. Acara akhirnya diurungkan dengan alasan ada SE Menpan RB yang melarang ASN ke luar kota selama libur tahun baru Imlek (11-14 Februari).
(msd)
Lihat Juga :