Lawan COVID-19, Kapolda Kepri Lepas Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan
Kamis, 11 Februari 2021 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kita harus senantiasa optimis bahwa selalu ada peluang untuk membuat lompatan kemajuan, tidak hanya keluar dari situasi krisis pandemi COVID-19 , tapi membuka peluang untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi sejajar dengan negara-negara maju di dunia," jelasnya.
Dalam amanat tersebut juga dikatakan, Presiden telah menekankan bahwa untuk mengatasi pandemi COVID-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus bahu-membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. Berdasarkan data yang ada, saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat Indonesia," jelasnya.
Baca juga: 221 TKI Dijemput Pemkab Batubara Dari Malaysia Akibat Lockdwon
Hal ini sesuai dengan Program Prioritas Kapolri melalui transformasi operasional, yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan COVID-19 , yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi COVID-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.
"Pemberian vaksinasi COVID-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini, tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator," katanya.
Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. 900 orang di antaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.
Dalam amanat tersebut juga dikatakan, Presiden telah menekankan bahwa untuk mengatasi pandemi COVID-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus bahu-membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. Berdasarkan data yang ada, saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat Indonesia," jelasnya.
Baca juga: 221 TKI Dijemput Pemkab Batubara Dari Malaysia Akibat Lockdwon
Hal ini sesuai dengan Program Prioritas Kapolri melalui transformasi operasional, yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan COVID-19 , yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi COVID-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.
"Pemberian vaksinasi COVID-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini, tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator," katanya.
Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. 900 orang di antaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.
Lihat Juga :