Ancam Pukul Wartawan, Anggota DPRD Barito Selatan Jadi Tersangka
Kamis, 11 Februari 2021 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Kasus ancaman pemukulan yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, terhadap wartawan terjadi pada November 2020. Ancaman dengan menggunakan tongkat bisbol besi tersebut, berawal ketika korban bersama sejumlah wartawan lainnya sedang asyik menunggu untuk peliputan terkait rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di Kantor DPRD Barito Selatan.
Ketika sedang menunggu peliputan, tiba-tiba tersangka melintas di depan para wartawan. Setelah itu, ia kembali dengan membawa tongkat bisbol besi dan menanyakan kepada para wartawan terkait siapa yang bernama Amar Iswani. Pertanyaan tersebut dilontarkan beberapa kali.
Baca juga: 221 TKI Dijemput Pemkab Batubara Dari Malaysia Akibat Lockdwon
Usai mengetahui korban, anggota lembaga wakil rakyat yang terhormat tersebut langsung mengayunkan tongkat bisbol besi ke arah korban. Akan tetapi ayunan bisbol tersebut ditangkis oleh salah seorang wartawan.
Usai peristiwa tersebut, korban melayangkan laporan ke SPKT Polres Barito Selatan. Diduga, ancaman pemukulan tersebut dilakukan karena korban diduga meminta pertemanan dengan istri anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan di Facebook. Korban sendiri mengaku sama sekali tidak mengetahui atau mengenal istri tersangka.
Ketika sedang menunggu peliputan, tiba-tiba tersangka melintas di depan para wartawan. Setelah itu, ia kembali dengan membawa tongkat bisbol besi dan menanyakan kepada para wartawan terkait siapa yang bernama Amar Iswani. Pertanyaan tersebut dilontarkan beberapa kali.
Baca juga: 221 TKI Dijemput Pemkab Batubara Dari Malaysia Akibat Lockdwon
Usai mengetahui korban, anggota lembaga wakil rakyat yang terhormat tersebut langsung mengayunkan tongkat bisbol besi ke arah korban. Akan tetapi ayunan bisbol tersebut ditangkis oleh salah seorang wartawan.
Usai peristiwa tersebut, korban melayangkan laporan ke SPKT Polres Barito Selatan. Diduga, ancaman pemukulan tersebut dilakukan karena korban diduga meminta pertemanan dengan istri anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan di Facebook. Korban sendiri mengaku sama sekali tidak mengetahui atau mengenal istri tersangka.
(eyt)
Lihat Juga :