Kisah Kampung Mati Tarikolot Majalengka, Sunyi Usai Ditinggal Boyongan

Rabu, 10 Februari 2021 - 22:45 WIB
loading...
A A A
"Nggak tau kenapa jadi disebut desa mati. Padahal banyak juga yang aktivias di sini, bahkan saat malam ada aja yang tinggal di sini. Tapi kalau hujan, kami memilih pulang ke kulon (Kampung Buahlega). Karena di sana juga kan kami punya rumah," jelas dia.

"Ada juga rumah-rumah yang sudah lapuk, karena yang punyanya udah meninggal. Keluarganya di luar kota. Tapi ya banyak juga rumah yang masih terurus. Coba aja jalan ke arah sana, nanti juga pasti ketemu lagi sama orang," jelas Wanci menyarankan.

Apa yang dikatakan Wanci terbukti. Saat berjalan berkeliling, kembali ditemukan beberapa warga, baik yang sesang beraktivitas maupun bersantai. Sama seperti Wanci, warga yang ditemui itu pun cukup ramah saat disapa.

Gambaran Tarikolot sebagai kampung yang ramai sebelum mereka direlokasi ke Buahlega setelah diterjang bencana tanah bergerak, bisa terlihat dari posisi satu rumah dengan rumah lainnya. Dari mulai masuk perkampungan, terlihat rumah mereka saling berdekatan, bahkan bisa dikatakan mepet.

Untuk bisa berkeliling di kampung Tarikolot saat ini, harus lebih hati-hati lagi. Cuaca hujan yang masih sering terjadi, membuat jalan setapak di daerah itu cukup licin. Apalagi untuk menuju satu rumah ke rumah lainnya, beberapa di antaranya harus turun beberapa undakan. "Ati-ati A. Jalannya licin, terus tangganya juga ada yang dari batu dientep (ditata)," pesan Wanci ramah.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua DPKLTS Dorong...
Ketua DPKLTS Dorong Pemulihan Hutan dan DAS demi Tekan Risiko Bencana di Jabar
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Aceh Terus Dipercepat, Layanan Publik di 10 Wilayah Kembali Normal
Sapa dan Bantu Korban...
Sapa dan Bantu Korban Tanah Bergerak di Tegal, Rustini Muhaimin Dorong Tempat Huntara
Data Terkini Pengungsi...
Data Terkini Pengungsi Bencana Sumatera, 12.994 Orang Masih Tinggal di Tenda
29 Desa Hilang Diterjang...
29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatera, Paling Banyak di Aceh
Pemerintah Gelontorkan...
Pemerintah Gelontorkan Rp369,5 M Dana Perbaikan Rumah untuk Penyintas Bencana Sumatera
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Membangun Kesadaran...
Membangun Kesadaran Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah Dasar
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved