Wagub Sulsel Puji Komitmen Pemkab Takalar Pulihkan Ekonomi Nasional
Rabu, 10 Februari 2021 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu program strategis yaitu kita menyiapkan lahan 100 hektar untuk pengelolaan sampah berbasis ekonomi (Green Ekonomi). Green ekonomi adalah sebuah sistem teknologi yang mendukung lingkungan yang bisa diwariskan. Selain itu, penanganan abrasi juga tetap dilanjutkan tahun ini di Desa Aeng Batu-batu," jelasnya.
Sementara Bupati Takalar Syamsari Kitta mengatakan, pemkab siap mendukung dan bekerja keras untuk program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional).
"Alhamdulillah hari ini kita wujudkan dalam penandatangan MoU Pemerintah dengan beberapa lembaga/institusi. Dan juga kita siap mendukung pembangunan kawasan Mamminasata serta kebijakan Gubernur yang lain untuk memajukan daerah ini," kata dia dalam sambutan puncak acara HUT Takalar.
Selain itu, Bupati Takalar juga menyampaikan progres capaian program P22 mulai dari bulan Desember tahun 2017 hingga Desember 2020 yang telah terealisasi kurang lebih 63 persen dengan support anggaran dari DAK, DAU, dana desa, dan dukungan dana dari Kementrian serta Pemprov Sulsel .
Serta capaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Takalar yang tertinggi di Sulsel pada tahun 2019 sebesar 1,32 persen.
Sementara Bupati Takalar Syamsari Kitta mengatakan, pemkab siap mendukung dan bekerja keras untuk program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional).
"Alhamdulillah hari ini kita wujudkan dalam penandatangan MoU Pemerintah dengan beberapa lembaga/institusi. Dan juga kita siap mendukung pembangunan kawasan Mamminasata serta kebijakan Gubernur yang lain untuk memajukan daerah ini," kata dia dalam sambutan puncak acara HUT Takalar.
Selain itu, Bupati Takalar juga menyampaikan progres capaian program P22 mulai dari bulan Desember tahun 2017 hingga Desember 2020 yang telah terealisasi kurang lebih 63 persen dengan support anggaran dari DAK, DAU, dana desa, dan dukungan dana dari Kementrian serta Pemprov Sulsel .
Serta capaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Takalar yang tertinggi di Sulsel pada tahun 2019 sebesar 1,32 persen.
Lihat Juga :