Olah Sampah Organik Jadi Kompos, SMKN 2 Purwodadi Maju Adiwiyata Jateng

loading...
Olah Sampah Organik Jadi Kompos, SMKN 2 Purwodadi Maju Adiwiyata Jateng
SMKN 2 Purwodadi, Grobogan, Jateng membuat inovasi bidang lingkungan yang membanggakan dengan mengolah sampah organik jadi kompos. Foto/Ist
GROBOGAN - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Purwodadi, Kabupaten Grobogan membuat inovasi bidang lingkungan yang membanggakan. Guru bersama pelajar dan karyawan di sekolah ini berhasil memanfaatkan limbah sampah organik menjadi produk yang bernilai tinggi sekaligus ramah lingkungan, yakni kompos .

Baca juga: Berbasis IoT, Mahasiswa ITS Gagas Inovasi Pengolahan Sampah Organik

Bahkan kualitas kompos produksi SMKN 2 Purwodadi ini telah diakui berbagai kalangan. Di antara pengguna rutin kompos tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan. Atas prestasi ini, SMKN 2 Purwodadi juga berhasil melaju ke level provinsi dalam Program Sekolah Adiwiyata Jawa Tengah.

Baca juga: Perjuangan Berat Ibu Hamil di Grobogan, Terpaksa Ditandu 5 Km Demi Lahiran

“Kami bersyukur karena produk kompos SMKN 2 telah banyak dipakai instansi pemerintahan di Kabupaten Grobogan. Ini menjadi pemacu kami untuk terus membuat kompos yang berkualitas baik,” ujar Kepala SMK Negeri 2 Purwodadi Partono saat memperlihatkan contoh produknya di tempat pengolahan kompos, Rabu (10/2/2021).

Kompos organik buatan SMKN 2 Purwodadi, kata Partono, berbahan utama sampah-sampah yang ada di lingkungan sekolah. Upaya penghimpunan sampah tidak banyak mengalami kendala karena semua warga sekolah memilih kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Selain kebersihan lingkungan sekolah makin terjaga, program pembuatan kompos ini juga mendatangkan keuntungan ekonomis. Sebab kompos hasil kreasi guru, siswa dan pegawai tersebut ternyata bisa dijual ke pihak luar.



“Ini tentu membanggakan. Kami akan terus melanjutkan program ini karena memiliki banyak nilai positif bagi warga sekolah dan masyarakat umum,” terang Partono.

Partono menambahkan, kegiatan pengolahan sampah organik menjadi kompos ini juga bagian dari komitmen SMKN 2 Purwodadi menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah. Program Adiwiyata merupakan salah satu dari program Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.

Dengan program ini, warga sekolah memiliki kesadaran pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top