Bantu Korban Gempa Sulbar, Bonek Peduli Terjunkan Tim Khusus BDRT
Minggu, 07 Februari 2021 - 05:36 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan dalam program keagamaan, Bojes memaparkan bahwa program ini bersifat spiritual. "Kami akan membuat dan membangun musala darurat agar masyarakat yang ada di pengungsian agar dapat terus menjalankan ibadah," kata dia.
Tim Bonek Peduli sendiri berencana akan berada di lokasi terdampak gempa selama 14 hari. "Ini masih tentatif, tergantung bagaimana kondisi di lapangan nanti. Oh iya, seluruh program ini kami jalankan berkat uluran tangan dulur-dulur Bonek, yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp360.928.298. Saat ini, donasi ini masih belum ditutup, jadi akan terus bertambah dan selalu kami update di medsos," ujar Bojes.Baca juga: BMM Bersama Amanah Takaful Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi Mamuju
Bojes pun bercerita bagaimana tim Bonek Peduli dan relawan lainnya harus berjuang dan bersusah payah untuk menuju ke Desa Bela, Kecamatan, Tapalang. "Membutuhkan waktu 6 jam untuk bisa menuju desa tersebut karena banyaknya longsoran --ada sekitar 30 longsoran--. Desanya sangat terisolir," jelasnya
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bojes mewakili Bonek berharap program Bonek Peduli ini bisa menjadi inspirasi buat kelompok suporter lainnya di Indonesia, karena suporter sepakbola juga bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.
"Selain itu, juga dapat memupuk persaudaraan di kalangan suporter sepakbola di indonesia karena yang terpenting dalam dunia sepakbola selain kemenengan adalah kemanusiaan," pungkas Bojes.
Tim Bonek Peduli sendiri berencana akan berada di lokasi terdampak gempa selama 14 hari. "Ini masih tentatif, tergantung bagaimana kondisi di lapangan nanti. Oh iya, seluruh program ini kami jalankan berkat uluran tangan dulur-dulur Bonek, yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp360.928.298. Saat ini, donasi ini masih belum ditutup, jadi akan terus bertambah dan selalu kami update di medsos," ujar Bojes.Baca juga: BMM Bersama Amanah Takaful Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi Mamuju
Bojes pun bercerita bagaimana tim Bonek Peduli dan relawan lainnya harus berjuang dan bersusah payah untuk menuju ke Desa Bela, Kecamatan, Tapalang. "Membutuhkan waktu 6 jam untuk bisa menuju desa tersebut karena banyaknya longsoran --ada sekitar 30 longsoran--. Desanya sangat terisolir," jelasnya
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bojes mewakili Bonek berharap program Bonek Peduli ini bisa menjadi inspirasi buat kelompok suporter lainnya di Indonesia, karena suporter sepakbola juga bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.
"Selain itu, juga dapat memupuk persaudaraan di kalangan suporter sepakbola di indonesia karena yang terpenting dalam dunia sepakbola selain kemenengan adalah kemanusiaan," pungkas Bojes.
(don)
Lihat Juga :