Tanah Bergerak Picu Kecemasan, Puluhan Rumah Warga di Tasikmalaya Rusak
Jum'at, 05 Februari 2021 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Selain merusak puluhan rumah, pergerakan tanah ini juga merusak masjid, madrasah, dan sembilan hektare lahan pertanian. Warga yang didominasi petani salak, terancam gagal panen.
"Bencana pergerakan tanah yang semakin meluas, membuat warga khawatir. Jika malam hari, warga terpaksa harus mengungsi ke gubuk, pasalnya setiap menit sering terdengar letupan lantai keramik yang pecah akibat tanah bergerak," tuturnya.
Baca juga: Menunggu Pelanggan untuk Layanan Seks, Belasan Anak Terjaring Razia KKPAD Kalbar
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin menegaskan, akan segera mendatangkan ahli geologi untuk melihat kontur tanah dan menguji kelayakan tanah di kampung tersebut. Baca juga: Ada Penolakan, Operasional Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Cito Dikaji Ulang
"Apakah tanah masih layak untuk dijadikan permukiman atau harus dilakukan relokasi. Hasil pendataan yang kami lakukan, ada 84 rumah warga terdampak pergerakan tanah . Pergerakan tanah itu juga menyebabkan tanah seluas sembilan hektare terbelah menjadi dua," tuturnya.
"Bencana pergerakan tanah yang semakin meluas, membuat warga khawatir. Jika malam hari, warga terpaksa harus mengungsi ke gubuk, pasalnya setiap menit sering terdengar letupan lantai keramik yang pecah akibat tanah bergerak," tuturnya.
Baca juga: Menunggu Pelanggan untuk Layanan Seks, Belasan Anak Terjaring Razia KKPAD Kalbar
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin menegaskan, akan segera mendatangkan ahli geologi untuk melihat kontur tanah dan menguji kelayakan tanah di kampung tersebut. Baca juga: Ada Penolakan, Operasional Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Cito Dikaji Ulang
"Apakah tanah masih layak untuk dijadikan permukiman atau harus dilakukan relokasi. Hasil pendataan yang kami lakukan, ada 84 rumah warga terdampak pergerakan tanah . Pergerakan tanah itu juga menyebabkan tanah seluas sembilan hektare terbelah menjadi dua," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :