Tanah Bergerak Picu Kecemasan, Puluhan Rumah Warga di Tasikmalaya Rusak

Jum'at, 05 Februari 2021 - 08:57 WIB
loading...
Tanah Bergerak Picu...
Rumah warga di Kampung Munjul, Desa Bojongsari, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, retak-retak akibat tanah gerak. Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Puluhan rumah warga rusak , dan rawan roboh akibat tanah bergerak . Kondisi ini memaksa warga di Kampung Munjul, Desa Bojongsari, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi saat malam hari.

Baca juga: Penampakan Desa Mati di Majalengka, Banyak Bangunan Runtuh dan Tak Terurus

Untuk memastikan kondisi tanah di lokasi tersebut, BPBD Kabupaten tasikmalaya, berencana mendatangkan ahli geologi untuk menguji kelayakan tanah . Uji kelayakan ini untuk memastikan lokasi tersebut masih layak atau tidak untuk permukiman.

Menurut salah seorang warga Kampung Munjul, Atik Sartika pasca terjadinya bencana pergerakan tanah beberapa hari lalu, tembok dinding rumahnya retak-retak dan keramik lantai hancur serta lepas lantaran pondasinya ambles.



Selain merusak puluhan rumah, pergerakan tanah ini juga merusak masjid, madrasah, dan sembilan hektare lahan pertanian. Warga yang didominasi petani salak, terancam gagal panen.

"Bencana pergerakan tanah yang semakin meluas, membuat warga khawatir. Jika malam hari, warga terpaksa harus mengungsi ke gubuk, pasalnya setiap menit sering terdengar letupan lantai keramik yang pecah akibat tanah bergerak," tuturnya.

Baca juga: Menunggu Pelanggan untuk Layanan Seks, Belasan Anak Terjaring Razia KKPAD Kalbar

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin menegaskan, akan segera mendatangkan ahli geologi untuk melihat kontur tanah dan menguji kelayakan tanah di kampung tersebut. Baca juga: Ada Penolakan, Operasional Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Cito Dikaji Ulang

"Apakah tanah masih layak untuk dijadikan permukiman atau harus dilakukan relokasi. Hasil pendataan yang kami lakukan, ada 84 rumah warga terdampak pergerakan tanah . Pergerakan tanah itu juga menyebabkan tanah seluas sembilan hektare terbelah menjadi dua," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Rumah di...
Penampakan Rumah di Tambora Porak-poranda, 1 Lansia Luka Bakar
Diduga Tabung Gas Meledak,...
Diduga Tabung Gas Meledak, Penghuni Rumah di Tambora Dilarikan ke Rumah Sakit
18 Rumah di Ciawi Bogor...
18 Rumah di Ciawi Bogor Rusak Akibat Angin Kencang
Arus Keluar dan Masuk...
Arus Keluar dan Masuk Tasikmalaya via Lingkar Gentong Macet, Polisi Rekayasa Lalin
Arus Balik H+1 hingga...
Arus Balik H+1 hingga H+7, 101.189 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong
11.776 Kendaraan Tinggalkan...
11.776 Kendaraan Tinggalkan Tasikmalaya via Lingkar Gentong pada H+7 Petang, Didominasi Pemotor
12 Kelas Balap Meriahkan...
12 Kelas Balap Meriahkan Astra Honda Dream Cup 2026 di Tasikmalaya
Sensasi Waterpark Kota...
Sensasi Waterpark Kota Besar Hadir di Tasikmalaya, Diserbu Pengunjung saat Lebaran
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Pesona Gunung Galunggung Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved