Kondisi Babinsa TNI yang Ditembak Oknum Polisi Berangsur Membaik
Sabtu, 16 Mei 2020 - 21:03 WIB
loading...
Kondisi anggota TNI Serda Hsn seusai ditembak oleh oknum polisi Bripka Her di Kabupaten Jeneponto. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin , Kolonel Inf Maskun Nafik, menyampaikan kondisi Serda Hsn (46) yang ditembak oleh oknum polisi, Bripka Her (47), berangsur membaik. Meski begitu, korban yang merupakan Babinsa TNI di Kabupaten Jeneponto itu masih menjalani perawatan intensif di RS Pelamonia, Kota Makassar.
"Kondisinya saat ini dalam perawatan, kemarin sudah melaksanakan operasi. Boleh dikatakan sudah sadar tapi masih pemulihan intensif. Menurut dokter sudah melewati masa krisis, saya semalam sudah liat, bisa bicara," kata Maskun, saat menggelar konferensi pers di salah satu warkop di Makassar, pada Sabtu (16/5/2020).
Baca Juga: Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI Ditetapkan Tersangka
Bripka Her diketahui tidak hanya menembak Serda Hsn, tapi juga istrinya sendiri berinisial H (42). Anggota Sabhara Polrestabes Makassar itu menembak keduanya karena dilaporkan kedapatan berhubungan badan di rumah pelaku di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis (14/5/2020) malam.
Kodam XIV/Hasanuddin maupun Polda Sulsel enggan berkomentar ihwal kronologis kejadian tersebut, termasuk soal informasi kedua korban sedang bermesraan sesaat sebelum ditembak. Namun, Polda Sulsel tidak menampik kedua korban disinyalir berselingkuh yang menjadi penyebab pelaku naik pitam dan akhirnya memicu insiden penembakan.
"Kondisinya saat ini dalam perawatan, kemarin sudah melaksanakan operasi. Boleh dikatakan sudah sadar tapi masih pemulihan intensif. Menurut dokter sudah melewati masa krisis, saya semalam sudah liat, bisa bicara," kata Maskun, saat menggelar konferensi pers di salah satu warkop di Makassar, pada Sabtu (16/5/2020).
Baca Juga: Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI Ditetapkan Tersangka
Bripka Her diketahui tidak hanya menembak Serda Hsn, tapi juga istrinya sendiri berinisial H (42). Anggota Sabhara Polrestabes Makassar itu menembak keduanya karena dilaporkan kedapatan berhubungan badan di rumah pelaku di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis (14/5/2020) malam.
Kodam XIV/Hasanuddin maupun Polda Sulsel enggan berkomentar ihwal kronologis kejadian tersebut, termasuk soal informasi kedua korban sedang bermesraan sesaat sebelum ditembak. Namun, Polda Sulsel tidak menampik kedua korban disinyalir berselingkuh yang menjadi penyebab pelaku naik pitam dan akhirnya memicu insiden penembakan.
Lihat Juga :