Kapolda Sulsel: Hampir Semua Tersangka Teroris JAD Anggota FPI Makassar
Kamis, 04 Februari 2021 - 10:02 WIB
loading...
Seorang teroris jaringan JAD dikawal oleh aparat bersenjata lengkap di Bandara lama Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (4/2/2021). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAROS - Sebanyak 19 tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Sulawesi Selatan (Sulsel) tiba di gedung Emisaelan Bandara lama Sultan Hasanuddin, Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 09.21 Wita. Semua tersangka teroris tersebut diberangkatkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air Boing 737-900 EDR.
Kapolda Sulsel Irjenpol Merdy Syam mengatakan, sebagian tersangka yang diamankan ini merupakan anggota FPI Makassar . Meski begitu kata dia, status tersangka teroris di FPI hanya merupakan anggota biasa dan simpatisan FPI.
Baca juga : Belasan Teroris Digiring dari Makassar ke Jakarta Hari Ini
"Hampir semua tersangka teroris ini merupakan anggota FPI Makassar . Yang dari hasil pemeriksaan mereka bersama-sama dengan kelompok Jamaah Ansharut Daurah Makassar melakukan deklarasi mendukung atau baiat kepada kelompok Isis, dan dilanjutkan baiat tersebut di tahun 2015," jelasnya.
Kapolda Sulsel menambahkan, sebagian dari tersangka teroris yang diamankan merupakan keluarga pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral di Filiphina, Ruli Rian Zeke dan Ulfah Handayani.
Baca Juga: Pemindahan 19 Tersangka Teroris Jaringan JAD Dikawal Ketat Aparat
"Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang diamankan ditemukan salah seorang tersangka AA telah membuat rangkaian bom, berupa rangkaian sistem elektrik push on atau push off," jelasnya.
Kapolda Sulsel Irjenpol Merdy Syam mengatakan, sebagian tersangka yang diamankan ini merupakan anggota FPI Makassar . Meski begitu kata dia, status tersangka teroris di FPI hanya merupakan anggota biasa dan simpatisan FPI.
Baca juga : Belasan Teroris Digiring dari Makassar ke Jakarta Hari Ini
"Hampir semua tersangka teroris ini merupakan anggota FPI Makassar . Yang dari hasil pemeriksaan mereka bersama-sama dengan kelompok Jamaah Ansharut Daurah Makassar melakukan deklarasi mendukung atau baiat kepada kelompok Isis, dan dilanjutkan baiat tersebut di tahun 2015," jelasnya.
Kapolda Sulsel menambahkan, sebagian dari tersangka teroris yang diamankan merupakan keluarga pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral di Filiphina, Ruli Rian Zeke dan Ulfah Handayani.
Baca Juga: Pemindahan 19 Tersangka Teroris Jaringan JAD Dikawal Ketat Aparat
"Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang diamankan ditemukan salah seorang tersangka AA telah membuat rangkaian bom, berupa rangkaian sistem elektrik push on atau push off," jelasnya.
Lihat Juga :