Miris! Keluarganya Broken Home, Pelajar SMA di Mojokerto Nekat Curi Motor
Rabu, 03 Februari 2021 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
"Pelaku kemudian mengambil motor itu dan mendorongnya. Namun baru beberapa meter, diperkogi pedagang lain dan langsung diamankan dan diserahkan ke Polsek," kata Syah Bahri kepada awak media, Rabu (3/2/2021).
Kepada polisi, remaja asal Yogyakarta ini mengaku belum lama tinggal di Mojokerto. Ia mengaku baru pindah ke tempat neneknya. Lantaran biduk rumah tangga orang tuanya bermasalah. Rencananya, ARA akan melanjutkan pendidikannya di Mojokerto.
"Sehari-hari dia ini indekos di wilayah Mojosari. Dia ke sini rencananya akan dicarikan sekolah baru karena dia masih kelas 1 SMA, keluarganya di sana broken home," imbuhnya.
Namun, karena terdesak kebutuhan hidup, ARA nekat menjadi pencuri. Saat itu, ia tidak sengaja melintas di Pasar Niaga Mojosari dan melihat ada sepeda motor milik Andy. Kebetulan kunci sepeda motor tersebut juga masih menancap di tempatnya.
Seketika itu timbul niat jahat ARA. Ia lantas mendekati motor dan berusaha mendorongnya. Apes, baru dua meter mendorong motor, aksinya diketahui pedagang lain. Saat ditanya, ARA tak bisa berkutik. Beruntung ia tak menjadi bulan-bulanan warga dan langsung diserahkan ke polisi.
Kepada polisi, remaja asal Yogyakarta ini mengaku belum lama tinggal di Mojokerto. Ia mengaku baru pindah ke tempat neneknya. Lantaran biduk rumah tangga orang tuanya bermasalah. Rencananya, ARA akan melanjutkan pendidikannya di Mojokerto.
"Sehari-hari dia ini indekos di wilayah Mojosari. Dia ke sini rencananya akan dicarikan sekolah baru karena dia masih kelas 1 SMA, keluarganya di sana broken home," imbuhnya.
Namun, karena terdesak kebutuhan hidup, ARA nekat menjadi pencuri. Saat itu, ia tidak sengaja melintas di Pasar Niaga Mojosari dan melihat ada sepeda motor milik Andy. Kebetulan kunci sepeda motor tersebut juga masih menancap di tempatnya.
Seketika itu timbul niat jahat ARA. Ia lantas mendekati motor dan berusaha mendorongnya. Apes, baru dua meter mendorong motor, aksinya diketahui pedagang lain. Saat ditanya, ARA tak bisa berkutik. Beruntung ia tak menjadi bulan-bulanan warga dan langsung diserahkan ke polisi.
Lihat Juga :