Kecantikan Merak India, Jadi Pesona Warga Palembang Saat pandemi COVID-19
Selasa, 02 Februari 2021 - 12:32 WIB
loading...
Memeliharan Burung Merak India, menjadi tren di Kota Palembang, saat pandemi COVID-19. Foto/iNews TV/Bambang Irawan
A
A
A
PALEMBANG - Pandemi COVID-19, membuat masyarakat mencari aktivitas baru yang bisa meningkatkan daya imun tubuh, serta disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan beraktivitas di rumah. Salah satu aktivitas yang digandrungi warga Kota Palembang, adalah memelihara Burung Merak India .
Baca juga: Gajah Masuk Lahan Pertanian Warga, Petani Resah Banyak Tanaman Rusak
Salah satu warga yang sedang gandrung dengan burung cantik ini adalah, M Ardiansyah, warga Jalan Inspektur Marzuki Pakjo, Kota Palembang. Dia kini menuai manisnya budidaya burung merak yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi, karena harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Keindahan bulu Burung Merak India , menjadi pesona tersendiri bagi para pecinta satwa. Hal itu bisa dinikmati di tempat penangkaran Burung Merak India , yang ada di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo. Baca juga: Dibakar Cemburu, Polisi Berseragam Polda Sulawesi Selatan Ancam Tembak Pasutri di Bone
Ardiansyah yang sejak lama menangkar dan beternak Burung Merak India , memiliki koleksi Burung Merak India , berwarna biru dan putih. Bentuk tubuh yang cukup besar, dan ekor yang menjuntai menambah gagah unggas ini saat berjalan di dalam kandangnya.
Dia mengaku, memang hobi memelihara unggas hias. Burung Merak India ini, memiliki keindahan dan keunikan, sehingga banyak yang menyukainya. Saat musim kawin, sayap dan ekornya akan melebar, sehingga menampilkan keindahan yang menajubkan.
"Indukan Burung Merak India , yang bisa berproduksi untuk betina berusia 2,5 tahun, dan jantan berumur tiga tahun. Sekali berproduksi, bisa menghasilkan 15 butir telur. Untuk proses penetasan diperlukan bantuan inkubator, pasalnya indukan betina tidak mengerami telurnya," tuturnya.
Baca juga: Ketahuan Selingkuh dan dengan Sadis Bakar Istrinya, Pria Ini Nangis Ditembak Polisi
Untuk perawatannya, dia mengatakan, cukup mudah dengan rajin memberikan makanan dan air yang sudah dicampur vitamin. Saat ini dia menguasai pasar Sumatera, dengan harga jual anakan mencapai Rp4 juta/ekor. Sementara sepasang indukan , bisa dihargai hingga Rp30 juta/ekor.
Baca juga: Gajah Masuk Lahan Pertanian Warga, Petani Resah Banyak Tanaman Rusak
Salah satu warga yang sedang gandrung dengan burung cantik ini adalah, M Ardiansyah, warga Jalan Inspektur Marzuki Pakjo, Kota Palembang. Dia kini menuai manisnya budidaya burung merak yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi, karena harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Keindahan bulu Burung Merak India , menjadi pesona tersendiri bagi para pecinta satwa. Hal itu bisa dinikmati di tempat penangkaran Burung Merak India , yang ada di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo. Baca juga: Dibakar Cemburu, Polisi Berseragam Polda Sulawesi Selatan Ancam Tembak Pasutri di Bone
Ardiansyah yang sejak lama menangkar dan beternak Burung Merak India , memiliki koleksi Burung Merak India , berwarna biru dan putih. Bentuk tubuh yang cukup besar, dan ekor yang menjuntai menambah gagah unggas ini saat berjalan di dalam kandangnya.
Dia mengaku, memang hobi memelihara unggas hias. Burung Merak India ini, memiliki keindahan dan keunikan, sehingga banyak yang menyukainya. Saat musim kawin, sayap dan ekornya akan melebar, sehingga menampilkan keindahan yang menajubkan.
"Indukan Burung Merak India , yang bisa berproduksi untuk betina berusia 2,5 tahun, dan jantan berumur tiga tahun. Sekali berproduksi, bisa menghasilkan 15 butir telur. Untuk proses penetasan diperlukan bantuan inkubator, pasalnya indukan betina tidak mengerami telurnya," tuturnya.
Baca juga: Ketahuan Selingkuh dan dengan Sadis Bakar Istrinya, Pria Ini Nangis Ditembak Polisi
Untuk perawatannya, dia mengatakan, cukup mudah dengan rajin memberikan makanan dan air yang sudah dicampur vitamin. Saat ini dia menguasai pasar Sumatera, dengan harga jual anakan mencapai Rp4 juta/ekor. Sementara sepasang indukan , bisa dihargai hingga Rp30 juta/ekor.
(eyt)
Lihat Juga :