Meninggal, 1 PPPK Guru di Sleman Batal Terima SK Pengangkatan

Senin, 01 Februari 2021 - 22:32 WIB
loading...
Meninggal, 1 PPPK Guru...
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyerahkan SK PPPK kepada perwakilan penerima di aula lantai 3 Pemkab Sleman, Senin (1/2/2021). Foto/Priyo
A A A
SLEMAN - Satu pelamar tenaga guru yang lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Pemkab Sleman tahun 2019 batal menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK Sleman.

Sebab sebelum penyerahan SK, tenaga guru PPPK itu meninggal dunia. SK pengangkatan PPPK diserahkan luring dan daring melalui zomm meeting di aula lantai 3 pemkab Sleman, Senin (1/2/2021).

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dan Sekda Sleman Harda Kiswaya secara simbolis menyerahkan SK tersebut. Penyerahan dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) kepada 10 orang perwakilan penerima SK.

Sedangkan bupati Sleman Sri Purnomo yang masih menjalani isolasi mandiri, karena terkena COVID-19 , mengikuti secara zoom meeting dari rumah dinas bupati Sleman.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Priyo Handoyo mengatakan jumlah pelamar yang mengikuti seleksi PPPK tahun 2019 sebanyak 291 orang.

Selesai dimulai sejak 14 Februari 2019. Setelah melalui beberapa tahan seleksi, diputuskan 182 pelamar dinyatakan lolos. Terdiri dri 118 tenaga guru, 10 tenaga kesehatan dan 54 penyuluh pertanian.

“Namun satu pelamar tenaga guru yang lolos, karena sebelum penyerahan SK meninggal, batal menerima SK. Sehingga jumlah tenaga guru yang menerima hanya 117 orang. Untuk tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian tidak ada perubahan,” kata Ayok pannggilan Priyo Handoyo, Senin (1/2/201).

Ayok menjelaskan dengan adanya satu pelamar PPPK yang meninggal, maka yang menerima SK hanya 181 orang. Mengenai kompensi, bagi pelamar yang lolos tapi meningal dunia, karena belum diangkat dan menandatangi PPPK, maka tidak ada kompensasi maupun hak-hak lainnya.

“Satu PPPK guru yang meninggal dunia itu perempuan, meninggal bukan karena COVID-19,” terangnya.

Baca juga: Ditolak Saat Minta Hubungan Badan, Bapak Ini Sebar Video Anak Tirinya Saat mandi

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan berharap setelah menerima SK dan penandatangan PPPK, para pegawai PPPK Sleman bekerja disiplin dan profesional. Bukan sebaliknya, bekerja seenaknya sendiri, tidak disiplin dan tidak profesional.

“Tunjukanlah dan buktikan kepada masyarakat dan atasan saudara bahwa setelah mendapatkan SK, kualitas kinerja semakin meningkat dan optimal,” harap Sri Purnomo dalam sambutannya melalui zoom meeting.

Baca juga: Kapal Dihantam Ombak, Nelayan Pantai Baron Nyaris Kehabisan Nafas saat Tercebur ke Laut

Selain itu juga, mengimbau kepada seluruh PPPK untuk selalu menjaga nama baik dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Terlebih, adanya pandemi COVID-19, sebagai PPPK dapat menjadi teladan dalam menerapkan Cita Mas Jajar (cuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker dan jaga jarak tidak berkerumuman) dalam keseharian.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Siswa SMA Ejek Guru...
Siswa SMA Ejek Guru di Purwakarta, Pakar Hipnoterapi Soroti Krisis Karakter Remaja
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Gubernur Sultra Pastikan...
Gubernur Sultra Pastikan Tunjangan Guru Dibayarkan Sebelum Lebaran
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved