Cegah Kerumunan Saat Malam Hari, Sejumlah Jalan di Kabupaten Semarang Ditutup
Senin, 01 Februari 2021 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Penutupan jalan dilakukan pukul 20.00-23.00 WIB dan berlangsung sampai tanggal 8 Februari 2021. Kebijakan ini digulirkan lantaran angka kasus aktif serta angka kematian pasien COVID-19 masih tinggi.
Menurut Ngesti, sebelum pelaksanaan PPKM jilid I ada 1.401 kasus atau 20,97 persen warga Kabupaten Semarang, terpapar COVID-19 . Angka itu lebih tinggi dibanding kasus aktif tingkat nasional yang mencapai 14,83 persen. Demikian pula dengan angka kesembuhan serta angka kematian juga lebih buruk dibandingkan tingkat nasional.
Baca juga: Polisi Tembak Perampok dan Pembunuh Sopir Taksi Daring yang Gemparkan Kediri
Kemudian, lanjutnya, setelah pelaksanaan PPKM tahap I, tercatat 1.143 kasus aktif dan 6.490 sembuh. Statistik itu lebih baik dari angka nasional. Tetapi untuk tingkat kematian tercatat 278 kasus atau 3,51 persen di atas angka nasional 2,82 persen. "Angka kematian pasien COVID-19 masih di atas angka nasional. Karena itu, PPKM diperpanjang ," tandasnya.
Menurut Ngesti, sebelum pelaksanaan PPKM jilid I ada 1.401 kasus atau 20,97 persen warga Kabupaten Semarang, terpapar COVID-19 . Angka itu lebih tinggi dibanding kasus aktif tingkat nasional yang mencapai 14,83 persen. Demikian pula dengan angka kesembuhan serta angka kematian juga lebih buruk dibandingkan tingkat nasional.
Baca juga: Polisi Tembak Perampok dan Pembunuh Sopir Taksi Daring yang Gemparkan Kediri
Kemudian, lanjutnya, setelah pelaksanaan PPKM tahap I, tercatat 1.143 kasus aktif dan 6.490 sembuh. Statistik itu lebih baik dari angka nasional. Tetapi untuk tingkat kematian tercatat 278 kasus atau 3,51 persen di atas angka nasional 2,82 persen. "Angka kematian pasien COVID-19 masih di atas angka nasional. Karena itu, PPKM diperpanjang ," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :