Tuntut Hasil Panen, Korban Investasi Jabon Geruduk Kantor Mulia Sejahtera

Minggu, 31 Januari 2021 - 00:40 WIB
loading...
Tuntut Hasil Panen,...
Para korban investasi jabon menggeruduk kantor Mulia Sejahtera menuntut PT GMN membayarkan hasil panen atas investasi jabon yang telah mereka tanam. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Merasa dirugikan, puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Korban Investasi Jabon menggeruduk Kantor Mulia Sejahtera milik PT Global Media Nusantara (GMN), Jalan Terusan Jakarta, Kecamatan Antapani, Kota Bandung , Sabtu (30/1/2021).

Mereka yang menamakan diri Komunitas Green Warrior tersebut menuntut tanggung jawab PT GMN atas investasi pohon jabon yang telah mereka tanamkan lewat program International Green Invesment System (I-Gist) dan mendesak PT GMN segera membayarkan hasil investasinya sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Tidak hanya warga Bandung dan Jawa Barat, mereka juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera, Jawa Timur, hingga Kalimantan. Mereka pun mewakili ribuan mitra PT GMN yang berasal dari luar negeri, seperti para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong, China, dan Arab Saudi. Baca juga: Kota Bandung Putuskan PPKM Diperpanjang hingga 8 Februari

Mereka marah karena hasil investasi yang dijanjikan PT GMN tak kunjung diterima. Padahal, mereka dijanjikan bahwa pohon jabon yang mereka tanam dipanen setelah lima tahun. Tidak hanya itu, mereka pun diiming-imingi janji bahwa investasi jabon menguntungkan dan pasti hasil panennya terjual, baik berupa kayu gelondongan ataupun produk jadi, seperti furniture, aksesoris, dan lainnya.

Selain dinilai ingkar janji, aksi tersebut digelar menyusul kabar bahwa PT GAB, anak perusahaan PT GMN yang mengelola bisnis jabon tersebut digugat pailit oleh seseorang yang tidak dikenal ke Pengadilan Tata Niaga. Mereka menganggap, gugatan pailit tersebut hanyalah akal-akalan PT GMN, agar lepas tanggung jawab terhadap para mitranya itu. Pasalnya, jika gugatan dikabulkan pengadilan, para korban investasi jabon ini tak bisa menuntut aset perusahaan.

"Gugatan sudah masuk ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat per 25 Januari 2021 oleh orang berinisial AMD dan sidang perdana digelar Selasa 2 Februari mendatang. Nah, kami tidak tahu siapa dia (penggugat), yang jelas bukan Green Warrior. Kami menduga ini hanya akal-akalan perusahaan untuk lepas tanggung jawab," beber salah satu anggota Green Warrior asal Nangroe Aceh Darusaalam, Syaifullah.

Namun, mereka gagal menemui pemilik maupun direksi PT GMN di kantor yang mereka geruduk. Bahkan, layanan customer service yang dijanjikan perusahaan pun tidak aktif. Di kantor tersebut hanya didapati kursi kosong dan komputer mati tanpa ada satu orang pun perwakilan perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Rekomendasi
Tampil Stylish Tak Harus...
Tampil Stylish Tak Harus Mahal, Ini 7 Tips Pilih Fashion Pria ala Kreator Konten Muhamad Sadam
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Berita Terkini
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved