Ridwan Kamil Gulirkan Program 5.000 Petani Milenial, Ini Tanggapan Duta Petani Andalan Kementan
Sabtu, 30 Januari 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ridwan Kamil Ungkap Fakta di Balik 7 Pekan Karawang Zona Merah COVID-19
Lebih lanjut, kata Ulus, ketika lahannya tidak sentralistik maka mesti ada pemilahan pertanian. Misalnya kawasan Cirebon dan Majalengka fokus di buah-buahan, lalu Lembang, Ciwidey, Pangalengan, menggarap sayuran, sementara Subang, Karawang, lebih ke pertanian padi. Sehingga bisa bervariasi dan punya ciri khas masing-masing.
Baca juga: Dukung Tren Virtual Meeting, Shure Hadirkan Solusi Sistem Audio Premium
"Harus diperjelas juga, apakah PT Agro selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar hanya membeli produknya, sementara petani milenial fokus diproduksi saja, atau bagaimana? Paling tidak petani milenial tidak hanya sebagai objek saja, tapi berhak atas kesuksesan usaha yang dijalankannya," ujarnya.
Lebih lanjut, kata Ulus, ketika lahannya tidak sentralistik maka mesti ada pemilahan pertanian. Misalnya kawasan Cirebon dan Majalengka fokus di buah-buahan, lalu Lembang, Ciwidey, Pangalengan, menggarap sayuran, sementara Subang, Karawang, lebih ke pertanian padi. Sehingga bisa bervariasi dan punya ciri khas masing-masing.
Baca juga: Dukung Tren Virtual Meeting, Shure Hadirkan Solusi Sistem Audio Premium
"Harus diperjelas juga, apakah PT Agro selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar hanya membeli produknya, sementara petani milenial fokus diproduksi saja, atau bagaimana? Paling tidak petani milenial tidak hanya sebagai objek saja, tapi berhak atas kesuksesan usaha yang dijalankannya," ujarnya.
(boy)
Lihat Juga :