Bukan di Inggris, Bilik Telepon Merah Ini Ada di Majalengka untuk Buang Hajat
Sabtu, 30 Januari 2021 - 02:34 WIB
loading...
A
A
A
Ya. Bilik merah di GGM ini berfungsi memenuhi kebutuhan warga untuk buang hajat, baik untuk buang air kecil maupun buang air besar. Di dalam bilik itu, terdapat kran, dan satu buah kakus.
Di bagian dalam, bilik memiliki warna dasar putih. Untuk ukuran sendiri, sekitar 1x1 meter, dengan tinggi sekitar 5 meter, dilengkapi beberapa lubang fentilasi. Baca juga: Pemuda Asal Aceh Gegerkan Media Sosial, Wajahnya Disebut Mirip Shah Rukh Khan
Keberadaan empat bilik merah di GGM itu, sebagai bagian dari proses pembenahan GGM. Di tempat yang berlokasi di Jalan KH. Abdul Halim tersebut, Pemkab Majalengka, melakukan pembenahan, agar lebih nyaman bagi warga untuk bersantai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Agus Tamim mengatakan, toilet tersebut sengaja didesain demikian, untuk mengubah kesan kumuh dan jorok terhadap toilet . "Ingin tempat pembuangan (toilet) itu menarik. Jangan sampai ada kesan yang namanya pembuangan itu jijik," kata Agus.
"Sehingga dari Tim Pemda melalui dinas kami, berusaha untuk membuat toilet sedemikian menariknya. Bagaimana agar tempat pembuangan itu jadi menarik," lanjut dia. Baca juga: Seleksi Jubir KPK Tanpa Hasil, Wanita Cantik Asal Manado Ini Sebut Mubazir
Di bagian dalam, bilik memiliki warna dasar putih. Untuk ukuran sendiri, sekitar 1x1 meter, dengan tinggi sekitar 5 meter, dilengkapi beberapa lubang fentilasi. Baca juga: Pemuda Asal Aceh Gegerkan Media Sosial, Wajahnya Disebut Mirip Shah Rukh Khan
Keberadaan empat bilik merah di GGM itu, sebagai bagian dari proses pembenahan GGM. Di tempat yang berlokasi di Jalan KH. Abdul Halim tersebut, Pemkab Majalengka, melakukan pembenahan, agar lebih nyaman bagi warga untuk bersantai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Agus Tamim mengatakan, toilet tersebut sengaja didesain demikian, untuk mengubah kesan kumuh dan jorok terhadap toilet . "Ingin tempat pembuangan (toilet) itu menarik. Jangan sampai ada kesan yang namanya pembuangan itu jijik," kata Agus.
"Sehingga dari Tim Pemda melalui dinas kami, berusaha untuk membuat toilet sedemikian menariknya. Bagaimana agar tempat pembuangan itu jadi menarik," lanjut dia. Baca juga: Seleksi Jubir KPK Tanpa Hasil, Wanita Cantik Asal Manado Ini Sebut Mubazir
Lihat Juga :