Lancarkan Evakuasi Korban Gempa Sulbar, Kodam XIV/Hsn Gelar Jarkom Militer

Kamis, 28 Januari 2021 - 06:15 WIB
loading...
Lancarkan Evakuasi Korban...
Untuk mendukung kelancaran evakuasi korban Gempa Majene, jajaran TNI AD totalitas mengerahkan berbagai alut sista yang ada. Diantaranya menggelar jaringan komunikasi militer. Foto Pendam XIV/Hsn
A A A
MAJENE - Untuk mendukung kelancaran evakuasi korban Gempa Majene , jajaran TNI AD totalitas mengerahkan berbagai alut sista yang ada. Diantaranya menggelar jaringan komunikasi militer yaitu Komunikasi Mobile (Komob) dan Visat Mangosky.

Wakil Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Sandi Yudha mengatakan, penggelaran alutsista untuk mendukung penanggulangan korban Gempa Majene didasarkan pada perintah KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka.

"Minggu lalu ketika Vicon dengan Pangdam, Bapak KSAD tidak saja menginstruksikan agar satuan jajaran TNI AD untuk turut membantu korban, tapi juga beliau menegaskan bahwa untuk penanggulangan ini akan dibantu dengan menggunakan alut sista," ujar Letkol Inf Sandi Yudha.

Baca juga : Kasur Pangdam XIV/Hasanuddin Lelapkan Tidur Warga Korban Banjir Bandang di Sultra

Menurut Sandi Yudha, tidak saja sarana transportasi namun juga berbagai alutsista seperti alat berat, alat masak dapur lapangan, kesehatan termasuk juga jaringan komunikasi militer yang dimiliki TNI AD dikerahkan untuk mempercepat penanggulangan bencana di wilayah Mamuju dan Majene.

"Dalam tugas seperti saat ini, semua sistem harus terintegrasi sehingga dapat digunakan secara efektif dan efisien.

"Seperti halnya di Rumah Sakit Lapangan TNI – AD yang ini di Lapangan Tammajarra Korem 142/Tatag kita lengkapi dengan alat komunikasi militer yaitu Komob dan Visat Mangonsky," jelas Pamen TNI AD yang berasal dari Magelang ini.

Baca: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Tapango Polman, Sejumlah Rumah Hancur

Ini penting, lanjutnya, karena pasca gempa hampir seluruh jaringan terputus dan menyulitkan saat proses evakuasi korban dan koordinasi antara petugas kesehatan di lapangan dengan petugas yang berada di ruang rawatan.

Senada dengan penyampaian Sandi Yudha, Kahubdam XIV/Hsn Kolonel Chb Mangkulle pun menegaskan bahwa di era modern saat ini, jaring komunikasi merupakan bagian dari alutsista militer yang bersifat strategis .

"Bagaimana tidak, beberapa jam saja alat komunikasi atau internet terputus maka bisa berimplikasi terhadap berbagai sendi kehidupan,"ujar Kolonel Chb Mangkulle .

Lebih lanjut dikatakan oleh mantan Kahubdam XVI/Ptm, bahwa saat ini kendaraan Komob dilengkapi dengan Server Radio Satelit, Repeater Mzilltrac, Internet Satelit (Mango Sky) dan Radio Handy Talky Milltrac (berbasis jaringan internet), diharapkan dapat menghubungkan komunikasi sampai ke pelosok daerah yang tidak tersedia sinyal.

"Pasca gempa, yang paling umum selain komunikasi antar tim evakuasi korban, juga komunikasi mereka dengan tim transportasi dan kesehatan. Sehingga kali ini kita lengkapi Rumkit lapangan dengan Komob," terang Mangkulle.

Secara khusus, lanjutnya, kita gunakan Radio Handy Talky Milltrac yang bisa mengakses jauh dan dapat dimonitor langsung oleh pimpinan, karena menggunakan jaringan internet.

"Dengan tergelarnya sistem komunikasi ini, maka kendala komunikasi yang terjadi pasca gempa dapat diatasi dan mempercepat penanggulangan bencana, sebagaimana ditegaskan oleh Bapak KSAD dan Pangdam beberapa hari lalu," pungkasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari...
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Papua
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Tangis Keluarga Pecah...
Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Tiba di Rumah Duka Cimahi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Rekomendasi
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved