Pacar Cantiknya Disekap di Kafe, Membuat Mako Habisi Nyawa Ananda Secara Sadis
Senin, 25 Januari 2021 - 22:21 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexsander mengungkapkan, Nanda tewas akibat luka di bagian kepala. Kendati sempat menjalani perawatan di dua rumah sakit, nyawa pemuda berusia 18 tahun itu tak bisa diselamatkan. "Korban sempat koma selama satu minggu, sebelum akhirnya meninggal dunia Minggu (3/1/2021) pukul 10.00 WIB di RSUD Sidoarjo," kata Kapolres Mojokerto, dalam konferensi pers, Senin (25/1/2021)
Menurut Dony, aksi penganiayaan hingga berujung maut itu terjadi pada Sabtu (26/12/2020) silam. Aksi itu dipicu lantaran rasa kesal pelaku terhadap korban, setelah menerima laporan jika kekasihnya dilecehkan. "Kejadian ini didasari permasalahan asmara dimana tersangka mendapatkan informasi pacar pelaku diganggu oleh korban. Pelaku ini datang membawa kunci inggris, kemudian memukul korban hingga tiga kali," terang mantan Kapolres Malang Kota tersebut.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Kakak tega Cangkul Kepala Adik Kandung Hingga Tewas
Akibat pemukulan itu, Nanda mengalami luka di bagian belakang kepala. Hingga akhirnya ia meninggal dunia . Sejauh ini, Dony menyatakan masih mendalami kasus pembunuhan ini. Termasuk apakah aksi penganiayaan berujung pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya. "Apa ada unsur direncanakan atau tidak dan kemungkinan adanya pelaku lain, ini masih kita dalami. Kami masih memeriksa pelaku dan satu orang lainnya," tandasnya.
Menurut Dony, aksi penganiayaan hingga berujung maut itu terjadi pada Sabtu (26/12/2020) silam. Aksi itu dipicu lantaran rasa kesal pelaku terhadap korban, setelah menerima laporan jika kekasihnya dilecehkan. "Kejadian ini didasari permasalahan asmara dimana tersangka mendapatkan informasi pacar pelaku diganggu oleh korban. Pelaku ini datang membawa kunci inggris, kemudian memukul korban hingga tiga kali," terang mantan Kapolres Malang Kota tersebut.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Kakak tega Cangkul Kepala Adik Kandung Hingga Tewas
Akibat pemukulan itu, Nanda mengalami luka di bagian belakang kepala. Hingga akhirnya ia meninggal dunia . Sejauh ini, Dony menyatakan masih mendalami kasus pembunuhan ini. Termasuk apakah aksi penganiayaan berujung pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya. "Apa ada unsur direncanakan atau tidak dan kemungkinan adanya pelaku lain, ini masih kita dalami. Kami masih memeriksa pelaku dan satu orang lainnya," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :