Gubernur Sulbar Menangis saat Temui Pengungsi Korban Gempa di Polman

loading...
Gubernur Sulbar Menangis saat Temui Pengungsi Korban Gempa di Polman
Gubernur Sulawesi Barat HA Ali Baal Masdar tak kuasa menahan tangis saat bertemu dengan pengungsi korban gempa 6,2 SR)di Polewali Mandar, Minggu (24/1/2021). Foto/iNews TV/Huzair Zainal
POLEWALI MANDAR - Gubernur Sulawesi Barat HA Ali Baal Masdar tak kuasa menahan tangis saat bertemu dengan pengungsi korban gempa 6,2 Skala Richter (SR) di Polewali Mandar (Polman), Minggu (24/1/2021).

Selanjutnya Gubernur Sulbar A Ali Baal Masdar ABM bersama rombongan didampingi Bupati Polman AIM mengunjungi para pengungsi gempa Majene-Mamuju yang mengungsidi Stadion S Mengga, Polman.

Baca juga: Korban Gempa Majene di Ulumanda Adang Kendaraan dan Berebut Bantuan
Ali Baal Masdar yang didampingi sejumlah pejabat teras kumudian menyambangi tenda pengungsian dan memberikan dukungan kepada para pengungsi. Dia mengimbau kepada para pengungsi agar kembali ke rumah masing-masing jika kondisi sudah membaik dan aman.

Baca juga: TNI AU Terbangkan 4 Pesawat Bantu Korban Bencana Gempa Majene dan Banjir Kalsel
"Hal itu untuk memudahkan pendataan kerusakan akibat gempa karena akan ada bantuan dari pemerintah terutama kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan baik kerusakan berat, sedang dan ringan, agar jangan sampai tidak terdata," katanya.



Gubernur menambahkan, warga yang rumahnya rusak berat akan dibantu Rp50 juta, rusak ringan Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta. "Jika kita tidak pulang ke rumah, khawatirnya nanti tidak terdata," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini di Mamuju dan Majene sudah disiapkan tempat sementara untuk pengungsi sambil pelaksanaan pendataan dan menunggu perbaikan rumah.

"Bagi pengungsi yang akan kembali ke rumahnya akan disiapkan kendaraan dan diberikan bekal sembako untuk kebutuhan sebulan dan tenda untuk dipakai sementara," kata mantan Bupati Polman 2 periode ini .



Salah satu pengungsi warga Malunda Majene mengaku dari awal enggan untuk mengungsi. Namun karena istrinya merasa khawatir akan gempa susulan, maka akhirnya dia dan keluarga mengungsi ke Stadion S Mengga.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top