Cegah COVID-19, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tetap Patuh 3M Meski Sudah Divaksin
Jum'at, 22 Januari 2021 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan evaluasi itu, Kang Emil mengklasifikasikan ada tiga jenis kelompok masyarakat. Pertama, kelompok yang tidak percaya COVID-19 dan yakin sebagai sebuah konspirasi.
Berikutnya yaitu yang menerima adanya COVID-19 , tetapi tidak mau beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan. Kelompok terakhir adalah masyarakat yang menerima atau percaya adanya COVID-19 dan mau beradaptasi.
Baca juga: Maros Gempar, Wanita Pengendara Motor Mewah Curi 2 Tanaman Hias Seharga Rp900 Ribu
"Belum semua menerima. Makanya, tugas kita sebagai pemerintah untuk melakukan itu agar masyarakat bisa menyadari terhadap pandemi ini dan mau patuh dengan mengikuti protokol kesehatan ," ujarnya.
Tugas itu juga termasuk program vaksinasi yang sedang dijalankan saat ini. Ia mencontohkan, pada saat uji klinis vaksin Sinovac di Bandung ternyata tidak ada yang mau menjadi relawan. Lantaran itu, Kang Emil bersama Kapolda Jawa Barat mendaftarkan diri menjadi relawan. Langkah itu rupanya diikuti hingga jumlah relawan yang terlibat mencapai lebih dari 1.600 orang dari berbagai kalangan dan profesi.
Berikutnya yaitu yang menerima adanya COVID-19 , tetapi tidak mau beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan. Kelompok terakhir adalah masyarakat yang menerima atau percaya adanya COVID-19 dan mau beradaptasi.
Baca juga: Maros Gempar, Wanita Pengendara Motor Mewah Curi 2 Tanaman Hias Seharga Rp900 Ribu
"Belum semua menerima. Makanya, tugas kita sebagai pemerintah untuk melakukan itu agar masyarakat bisa menyadari terhadap pandemi ini dan mau patuh dengan mengikuti protokol kesehatan ," ujarnya.
Tugas itu juga termasuk program vaksinasi yang sedang dijalankan saat ini. Ia mencontohkan, pada saat uji klinis vaksin Sinovac di Bandung ternyata tidak ada yang mau menjadi relawan. Lantaran itu, Kang Emil bersama Kapolda Jawa Barat mendaftarkan diri menjadi relawan. Langkah itu rupanya diikuti hingga jumlah relawan yang terlibat mencapai lebih dari 1.600 orang dari berbagai kalangan dan profesi.
Lihat Juga :