Puluhan Hektar Tanaman Tersapu Banjir, Petani di Halmahera Utara Merugi

Jum'at, 22 Januari 2021 - 15:14 WIB
loading...
Puluhan Hektar Tanaman...
Banjir bandang pada (16/01) merusak tanaman para petani holtikultura dan puluhan hektar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kao Barat dan Kecamatan Galela Barat. Foto SINDOnews
A A A
HALUT - Petani di Kabupaten Halmahera Utara Maluku Utara merugi, setelah banjir di daerah itu merusak tanaman hingga gagal panen. Banjir bandang pada (16/01/2021) pekan lalu itu merusak tanaman para petani holtikultura dan tanaman padi puluhan hektar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kao Barat dan Kecamatan Galela Barat. Baca juga: Bantuan Berlimpah, Ini Kebutuhan Mendesak Korban Banjir Bandang Gunung Mas Bogor

"Banyak tanaman pertanian yang rusak. Di Kao Barat sekitat 25 hektar yang rusak, area sawah yang tergenang banjir termasuk yang siap panen dan ada sementara dalam proses pertumbuhan," kata Kepala Dinas Pertanian Hslmahera Utara, Daud Jumat (22/01/2021).

Khusus di Kecamatan Galela Barat yang merupakan basis daerah tanaman Holtikultura, juga takluput dari terjangan banjir . "Di Galela, secara keseluruhan kerugian yang dialami petani terutama Horti. Banyak yang gagal panen karna tersabu banjir. Oleh karena itu, lanjut Daud, petani tidak selayaknya menanam di badan sungan paling tidak 200 meter dari bibir sungai," jelasnya. Baca juga:
Kemensos dan MNC Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Pengungsi Banjir Bandang Gunung Mas

Saat ini Pemerintah Daerah berupaya menanggulangi kerugian para petani, dengan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk secaa cuma-cima. "Kami dari Pemda setelah berkoordinasi dengan Kementrian, kami akan membantu dalam hal ini bibit dan pupuk secepatnya, dan dalam tahun anggaran ini ada bantuan berupa bibit," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved