Serangan COVID-19, Membuat Perawat Kesehatan di Jatim Bertumbangan
Jum'at, 22 Januari 2021 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Kesaktian Hang Tuah dan Keris Taming Sari Menjaga Kedaulatan Kesultanan Malaka
Perawat berusia 59 tahun yang hasil swab pcr dinyatakan positif COVID-19 ini, diduga terpapar saat memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu, adanya penyakit penyerta diduga semakin memperburuk kondisi kesehatan almarhum.
Ketua PPNI Jatim, Nursalam menyatakan, selain pemberian vaksin serta berharap kewaspadaan perawat saat bertugas, untuk mengantisipasi terus gugurnya perawat akibat COVID-19 , PPNI Jatim meminta pemerintah atau institusi kesehatan rutin melakukan pemeriksan kesehatan bagi para perawat.
Baca juga: 4 Pemuda dan 1 Anak Laki-laki Dibekuk Polisi Usai Memperkosa Anak Gadis di Tanggamus
Dia menyebutkan, dalam tiga hari terakhir tiga orang perawat di Jatim meninggal dunia secara beruntun, akibat COVID-19 . "Hingga kini, ada sebanyak 86 orang perawat di Jatim, meninggal akibat COVID-19 . Sementara yang dinyatakan positif COVID-19 , mencapai 2.576 orang perawat ," tuturnya.
Perawat berusia 59 tahun yang hasil swab pcr dinyatakan positif COVID-19 ini, diduga terpapar saat memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu, adanya penyakit penyerta diduga semakin memperburuk kondisi kesehatan almarhum.
Ketua PPNI Jatim, Nursalam menyatakan, selain pemberian vaksin serta berharap kewaspadaan perawat saat bertugas, untuk mengantisipasi terus gugurnya perawat akibat COVID-19 , PPNI Jatim meminta pemerintah atau institusi kesehatan rutin melakukan pemeriksan kesehatan bagi para perawat.
Baca juga: 4 Pemuda dan 1 Anak Laki-laki Dibekuk Polisi Usai Memperkosa Anak Gadis di Tanggamus
Dia menyebutkan, dalam tiga hari terakhir tiga orang perawat di Jatim meninggal dunia secara beruntun, akibat COVID-19 . "Hingga kini, ada sebanyak 86 orang perawat di Jatim, meninggal akibat COVID-19 . Sementara yang dinyatakan positif COVID-19 , mencapai 2.576 orang perawat ," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :