Wali Kota Salatiga Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin COVID-19
Jum'at, 22 Januari 2021 - 08:30 WIB
loading...
Wali Kota Salatiga mengimbau masyarakat tidak takut divaksinasi.Foto/Angga Rosa
A
A
A
SALATIGA - Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk divaksin sinovac dan jangan percaya dengan informasi hoax terkait vaksinasi COVID-19.
"Saya, Pak Wakil (Wakil Wali Kota Muh Haris) dan jajaran Forkopimda siap untuk divaksin. Oleh karena itu, saya imbau masyarakat juga jangan takut divaksin," katanya, Jumat (22/1/2021).
Yuliyanto menyatakan, pemerintah menjamin keamanan vaksin COVID-19 yang akan didistribusikan dan digunakan oleh masyarakat. Kepastian tersebut antara lain melalui otorisasi penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kedua lembaga tersebut telah mengkaji efektivitas, keamanan, efikasi, serta kehalalan vaksin COVID-19.
Baca juga: Bupati Sleman Positif COVID-19 Meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan
“Tidak perlu mendengar berita-berita hoax. Vaksin ini bertujuan untuk melindungi kesehatan kita dan keluarga dari virus corona. Sudah ada statement dari MUI dan BPOM bahwa vaksin ini aman,” ujarnya.
Sementara itu, untuk keamanan distribusi vaksin COVID-19, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat menyatakan, pihaknya akan menerjunkan 50 personil dari Satuan Sabhara, Satlantas dan Satreskrim untuk melakukan pengawalan mulai dari penjemputan vaksin di provinsi hingga pendistribusian di tempat pelaksanaan vaksinasi. Untuk pengamanan dan pengecekan di tempat penyimpanan, akan dilakukan patroli rutin dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.
"Ini untuk memastikan vaksin aman dan tidak ada orang yang akan melakukan sabotase dan pencurian, serta memastikan kestabilan kondisi vaksin tetap baik," tandasnya.
"Saya, Pak Wakil (Wakil Wali Kota Muh Haris) dan jajaran Forkopimda siap untuk divaksin. Oleh karena itu, saya imbau masyarakat juga jangan takut divaksin," katanya, Jumat (22/1/2021).
Yuliyanto menyatakan, pemerintah menjamin keamanan vaksin COVID-19 yang akan didistribusikan dan digunakan oleh masyarakat. Kepastian tersebut antara lain melalui otorisasi penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kedua lembaga tersebut telah mengkaji efektivitas, keamanan, efikasi, serta kehalalan vaksin COVID-19.
Baca juga: Bupati Sleman Positif COVID-19 Meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan
“Tidak perlu mendengar berita-berita hoax. Vaksin ini bertujuan untuk melindungi kesehatan kita dan keluarga dari virus corona. Sudah ada statement dari MUI dan BPOM bahwa vaksin ini aman,” ujarnya.
Sementara itu, untuk keamanan distribusi vaksin COVID-19, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat menyatakan, pihaknya akan menerjunkan 50 personil dari Satuan Sabhara, Satlantas dan Satreskrim untuk melakukan pengawalan mulai dari penjemputan vaksin di provinsi hingga pendistribusian di tempat pelaksanaan vaksinasi. Untuk pengamanan dan pengecekan di tempat penyimpanan, akan dilakukan patroli rutin dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.
"Ini untuk memastikan vaksin aman dan tidak ada orang yang akan melakukan sabotase dan pencurian, serta memastikan kestabilan kondisi vaksin tetap baik," tandasnya.
Lihat Juga :