Kasus COVID-19 Kian Mencemaskan, Jateng Sepakat PPKM Diperpanjang
Kamis, 21 Januari 2021 - 03:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gempa Berpusat di Daratan Kembali Guncang Wilayah Sulawesi Barat
Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko juga memberikan sinyal kemungkinan pembatasan aktivitas masyarakat dilanjutkan. Hal ini dilakukan jika hasil evaluasi dari pembatasan selama dua pekan ini belum maksimal.
"Kalau nanti dalam dua minggu itu ternyata tingkat kesadaran masyarakat belum tinggi, disiplinnya semakin hari semakin menurun dan seterusnya pasti akan ada langkah-langkah berikutnya yang ya sifatnya sama bagaimana pembatasan itu," ungkapnya.
Baca juga: Sikka Gempar, Pria Tambun Tanpa Baju Nekad Bakar SPBU di Jalan Trans Flores
"Case-case yang selama ini berjalan seperti PSBB kan itu menggunakan pertimbangan dua minggu. Setelah itu baru dievaluasi kembali selama dua minggu diikuti dengan bagus dengan baik, dimonev ya, dimonitor dan dievaluasi. Setelah itu akan ada kebijakan baru lagi. Itu bukan berarti dua minggu itu selesai. Ya itu poinnya bukan di situ. Tapi selama dua minggu inilah sebuah upaya keras untuk menurunkan," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko juga memberikan sinyal kemungkinan pembatasan aktivitas masyarakat dilanjutkan. Hal ini dilakukan jika hasil evaluasi dari pembatasan selama dua pekan ini belum maksimal.
"Kalau nanti dalam dua minggu itu ternyata tingkat kesadaran masyarakat belum tinggi, disiplinnya semakin hari semakin menurun dan seterusnya pasti akan ada langkah-langkah berikutnya yang ya sifatnya sama bagaimana pembatasan itu," ungkapnya.
Baca juga: Sikka Gempar, Pria Tambun Tanpa Baju Nekad Bakar SPBU di Jalan Trans Flores
"Case-case yang selama ini berjalan seperti PSBB kan itu menggunakan pertimbangan dua minggu. Setelah itu baru dievaluasi kembali selama dua minggu diikuti dengan bagus dengan baik, dimonev ya, dimonitor dan dievaluasi. Setelah itu akan ada kebijakan baru lagi. Itu bukan berarti dua minggu itu selesai. Ya itu poinnya bukan di situ. Tapi selama dua minggu inilah sebuah upaya keras untuk menurunkan," paparnya.
(eyt)
Lihat Juga :