KPK dan PLN Lakukan Pengamanan Aset Rp100 Miliar di Riau

loading...
KPK dan PLN Lakukan Pengamanan Aset Rp100 Miliar di Riau
KPK dan PLN Lakukan Pengamanan Aset Rp100 Miliar di Riau. Foto/Ist
PEKANBARU - PT PLN (Persero) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibantu Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan kerjasama dalam mempercepat pengamanan aset yang dimiliki perseroan di Provinsi Riau.

Provinsi Riau, secara akumulatif hingga pertengahan januari 2021, total penyelamatan aset dari senergitas ini mencapai 982 sertifikat dari 2.948 bidang tanah. Ini merupakan kerjasama secara berkelanjutan.

Sertifikat diserahkan Kakanwil ATR/BPN Provinsi Riau, M. Syahrir kepada PT PLN (Persero) yang diwakili oleh General Manager PT PLN (Persero) UIW RKR, Dispriansyah.

Sementara dari komisi anti rasuah yang hadir adalah Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 1 KPK, Brigjen Didik Agung Widjanarko.



"Dalam proses sertipikasi ini kami pun mengalami kendala yang menghambat proses pensertipikatan diantaranya, lambatnya proses tanda tangan warga untuk sepadan serta Kepala Desa yang tidak mau tanda tangan dokumen tanah kerana beliau tidak menjabat sebagai kepala desa pada saat itu, serta beberapa kendala dari Pemerintahan Kota Pekanbaru," ucap M Syahrir di Pekanbaru, Selasa (19/1/2021).

Manager PT PLN (Persero) UIW RKR, Dispriansyah menyatakan hal ini adalah bentuk dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari semua pihak untuk mengamankan dan memelihara aset negara.

"PT PLN menargetkan sertipikasi di Provinsi Riau pada tahun 2021 ini dapat tercapai sebanyak 2249 sertipikat, untuk itu kami akan menyegerakan dokumen-dokumen yang diminta BPN untuk mempercepat proses pensertipikatan," imbuhnya.



Baca juga: Korban Gempa asal Tappalang Melahirkan di Mobil saat Menuju ke Rumah Sakit
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top