Card Game Ini Hidupkan Kembali Legenda Rama dan Sinta dalam Kisah Ramayana
Senin, 18 Januari 2021 - 16:41 WIB
loading...
Card game bernama Renjana ini berkisah tentang romantika Ramayana. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Legenda Ramayana yang berkisah tentang romantika “Rama dan Sinta” tidak ada matinya. Meski sudah berulangkali diputar, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mau mengganti channel televisinya. Tapi bagaiama jika kisah tersebut dikemas dalam bentuk permainan kartu. Tentu bagi penggila permainan kartu, romantika Rama dan Sinta memberikan sensasi tersendiri.
Seperti yang dilakukan oleh lima mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) yang tergabung dalam mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi Ubaya. Berangkat dari kesenangan bermain board game, mereka mencoba merancang card game yang mengemas kisah percintaan Rama dan Sinta. Card game ini diberi nama Renjana yang diambil dari bahasa Sanskerta, artinya perasaan yang mendalam.
Lima orang mahasiswa dari lintas disiplin ilmu yaitu Felicia Budijanto, Sari Fadia Izwari, dan Yudith Christina dari Fakultas Teknobiologi Ubaya. Sedangkan Bryant William Wong dan Katty Kertomoro dari Fakultas Hukum Ubaya.
Baca juga: Kalah Gugatan, PT Antam Diminta Bayar 1,1 Ton Emas Kepada Pengusaha Surabaya
Felicia Budijanto mengatakan, timnya sengaja membuat Renjana karena masih jarang ditemua di masyarakat. Apalagi, berdasarkan hasil survei, saat ini masyarakat cenderung lebih banyak memilih card game karena dianggap lebih praktis untuk dimainkan serta diproduksi.
Seperti yang dilakukan oleh lima mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) yang tergabung dalam mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi Ubaya. Berangkat dari kesenangan bermain board game, mereka mencoba merancang card game yang mengemas kisah percintaan Rama dan Sinta. Card game ini diberi nama Renjana yang diambil dari bahasa Sanskerta, artinya perasaan yang mendalam.
Lima orang mahasiswa dari lintas disiplin ilmu yaitu Felicia Budijanto, Sari Fadia Izwari, dan Yudith Christina dari Fakultas Teknobiologi Ubaya. Sedangkan Bryant William Wong dan Katty Kertomoro dari Fakultas Hukum Ubaya.
Baca juga: Kalah Gugatan, PT Antam Diminta Bayar 1,1 Ton Emas Kepada Pengusaha Surabaya
Felicia Budijanto mengatakan, timnya sengaja membuat Renjana karena masih jarang ditemua di masyarakat. Apalagi, berdasarkan hasil survei, saat ini masyarakat cenderung lebih banyak memilih card game karena dianggap lebih praktis untuk dimainkan serta diproduksi.
Lihat Juga :