Mengejutkan, Keponakan Bunuh Paman dengan Sadis Ternyata Bukan Pelaku Utama

Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:04 WIB
loading...
A A A
Namun, sesampainya di kebun kedua tersangka melihat pohon-pohon yang dirawat sebagian sudah ditebang, dan tersangka menduga korban Ardeni yang telah menebang pohon dan merawat kebun mereka. "Para pelaku sebelumnya memang telah menduga korban yang telah menebang pohon yang dirawat di kebun tersebut, karena korban sering menebang pohon di kebun milik tersangka Harun," jelasnya.

Kemudian, kedua tersangka berkeliling di kebun sambil menebas rerumputan sembari mencari korban, namun korban Ardeni tidak ditemukan. Dan saat hendak pulang ke rumah kedua pelaku melihat korban berada di pondok dekat kebun mereka. Baca: Ini Motif Keponakan Tega Menggorok Leher Pamannya Sendiri hingga Tewas.

Akhirnya kedua tersangka mendatangi pondok korban, hingga terjadilah cekcok mulut antara tersangka Harun dan korban Ardeni, setelah itu karena kesal dan emosi tersangka Harun langsung membacok korban Ardeni di bagian leher kiri sebanyak satu kali dan kaki betis sebelah kiri sebanyak satu kali menggunakan parang yang dibawa.

Korban yang tidak menyangka akan diserang oleh tersangka langsung terjatuh tersingkur. Kemudian tersangka Alex ikut membantu membacok korban Ardeni di bagian leher belakang sebanyak satu kali, dan usai melakukan aksinya kedua tersangka langsung meninggalkan korban begitu saja di pondoknya. Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Sadis di Muratara.

Kini kedua tersangka dan barang bukti (BB) parang sudah diamankan di Mapolres, dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif, guna proses hukumnya. “Kedua tersangka akan kita jerat dengan pasal 340 dan atau pasal 338 KUHPidana, dengan ancaman penjara 15 tahun penjara,” pungkas Dedy.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Rekomendasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Fakta Mengejutkan, Ternyata...
Fakta Mengejutkan, Ternyata Buaya adalah Hewan yang Sangat Setia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved