Jalani Suntik Vaksin COVID-19 Pertama, Wabup Semarang Merasa Kaget
Kamis, 14 Januari 2021 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
"Sudah dijamin halal, dan tentunya banyak manfaatnya. Kita semua tidak usah takut apabila ada informasi kurang pas mari kita luruskan bersama-sama," ujarnya.
Dia menjelaskan, sebelum proses penyuntikkan vaksin setiap individu akan diperiksa oleh tenaga medis terkait potensi atau riwayat penyakit bawaan seperti jantung, tensi darah dan sebagainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo menyatakan, bagi calon penerima vaksinasi sejak awal diberlakukan screening serta asesment sebelum dilakukan vaksinasi.
"Masing-masing orang akan mendapat notifikasi SMS berupa sejumlah pertanyaan mulai dari terkena Covid dan sebagainya. Lalu rentang usia mulai 18-59 tahun," ujarnya
Menurutnya, warga yang pernah terpapar COVID-19, tidak masuk prioritas vaksinasi karena dinilai telah memiliki anti bodi. "Penyandang diabetes, otoimun, jantung dan penyakit lainnya juga tidak divaksin terlebih dahulu. Alasannya faktor kesehatan," ujarnya.
Dia menjelaskan, sebelum proses penyuntikkan vaksin setiap individu akan diperiksa oleh tenaga medis terkait potensi atau riwayat penyakit bawaan seperti jantung, tensi darah dan sebagainya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo menyatakan, bagi calon penerima vaksinasi sejak awal diberlakukan screening serta asesment sebelum dilakukan vaksinasi.
"Masing-masing orang akan mendapat notifikasi SMS berupa sejumlah pertanyaan mulai dari terkena Covid dan sebagainya. Lalu rentang usia mulai 18-59 tahun," ujarnya
Menurutnya, warga yang pernah terpapar COVID-19, tidak masuk prioritas vaksinasi karena dinilai telah memiliki anti bodi. "Penyandang diabetes, otoimun, jantung dan penyakit lainnya juga tidak divaksin terlebih dahulu. Alasannya faktor kesehatan," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :