Kementerian PUPR Survei Lokasi Pembangunan Bendungan Rongkong
Kamis, 14 Januari 2021 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Hasil studi kelayakan dari 6 alternatif ini, rencananya akan dilaporkan ke Bupati dengan harapan agar hasil studi ini bisa kembali disosialisasikan kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi tersebut.
“Nantinya kami memilih sesuai hasil survei yang kami dapatkan di lapangan dan hasilnya kami laporkan ke Bupati dan Kementerian PUPR . Tentu dengan harapan hasil studi ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat oleh Pemda, dibantu pihak BBWSPJ, demi kelancaran rencana pembangunan bendungan,” imbuhnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Luwu Utara Dilakukan di 17 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit
Bambang menyebutkan, jika proses ini berjalan lancar tanpa ada hambatan, maka konstruksi pembangunan bendungan sungai Rongkong akan dimulai pada 2023 hingga 2027 mendatang.
“Bendungan yang akan dibangun ini adalah bendungan yang sangat besar. Selain bisa dimanfaatkan untuk irigasi dengan luas 30.000 hektar, bendungan ini juga akan menyiapkan air baku untuk masyarakat serta PLTA dengan 22 MW,” papar dia.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani berharap kedatangan Tim Survei Kementerian PUPR untuk melakukan survei lokasi rencana pembangunan DAM Rongkong bisa menjadi solusi atas segala permasalahan yang sering terjadi, utamanya penanganan banjir sungai Rongkong.
“Nantinya kami memilih sesuai hasil survei yang kami dapatkan di lapangan dan hasilnya kami laporkan ke Bupati dan Kementerian PUPR . Tentu dengan harapan hasil studi ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat oleh Pemda, dibantu pihak BBWSPJ, demi kelancaran rencana pembangunan bendungan,” imbuhnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Luwu Utara Dilakukan di 17 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit
Bambang menyebutkan, jika proses ini berjalan lancar tanpa ada hambatan, maka konstruksi pembangunan bendungan sungai Rongkong akan dimulai pada 2023 hingga 2027 mendatang.
“Bendungan yang akan dibangun ini adalah bendungan yang sangat besar. Selain bisa dimanfaatkan untuk irigasi dengan luas 30.000 hektar, bendungan ini juga akan menyiapkan air baku untuk masyarakat serta PLTA dengan 22 MW,” papar dia.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani berharap kedatangan Tim Survei Kementerian PUPR untuk melakukan survei lokasi rencana pembangunan DAM Rongkong bisa menjadi solusi atas segala permasalahan yang sering terjadi, utamanya penanganan banjir sungai Rongkong.
Lihat Juga :