Imbas Pandemi COVID-19, APBD 2021 Blitar Turun Ratusan Miliar

Kamis, 07 Januari 2021 - 13:48 WIB
loading...
Imbas Pandemi COVID-19,...
ilustrasi
A A A
BLITAR - Kekuatan APBD 2021 Kabupaten Blitar turun ratusan miliar dibanding tahun 2020. Dari sebelumnya Rp 2,5 Triliun, saat ini turun menjadi Rp 2,2 Triliun. "APBD turun banyak. Ratusan miliar. Dulu Rp 2,5 Triliun, sekarang Rp 2,2 Triliun," ujar Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Blitar Khusna Lindarti kepada wartawan.

Dari angka Rp 2,2 triliun tersebut, 50 persen lebih akan terserap untuk belanja tidak langsung atau belanja operasi. Yakni gaji pegawai di lingkungan Pemkab Blitar yang jumlahnya belasan ribu. Dana selebihnya dialokasikan untuk belanja modal dan jasa atau belanja langsung. Termasuk juga untuk penanganan COVID-19 di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

(Baca juga: Wagub Emil Tinjau Kesiapan Tempat Isolasi Pasien COVID-19 di Asrama Haji dan BPSDM Jatim )

"Dulu istilahnya belanja langsung (belanja modal dan jasa)," kata Khusna Lindarti. Terkait dengan turunya kekuatan APBD 2021, Khusna berdalih karena adanya faktor penurunan pendapatan dari pusat. Penurunan pendapatan tersebut merupakan imbas dari pandemi COVID-19. "Memang karena ada COVID, pendapatan diturunkan dari pusat," papar Khusna Lindarti menjelaskan.

Khusna Lindarti juga mengatakan, pada APBD 2020 terdapat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp 113 miliar. Dibanding Silpa APBD 2019 sebesar Rp 276 miliar, Silpa APBD 2020 lebih rendah.

"Tapi ini belum audit. Masih berdasarkan buku," tambah Khusna Lindarti. Silpa yang terjadi di masa pandemi COVID-19 tersebut, dinilai bukan berasal dari penyerapan anggaran yang rendah. Bukan karena kegiatan yang tidak berjalan. Melainkan adanya pendapatan yang berlebih.

(Baca juga: Lamongan-Blitar-Ngawi Dinyatakan Berstatus Zona Merah COVID-19 )

Khusna menjelaskan, penyerapan rata rata pos anggaran di APBD tahun 2020 berada di atas 90 persen lebih. Belanja langsung saja, kata dia terserap 93 persen. Penyerapan APBD secara keseluruhan mencapai 95,8 persen.

"Justru pandemi pada saat refokusing dipilih kegiatan yang betul betul urgen," jelas Khusna Lindarti. Karena belum diketahui secara utuh, yakni apakah Silpa Rp 113 miliar bersumber dari anggaran spesifik atau bebas, Khusna belum bisa menjelaskan penggunaanya.

Jika anggaran spesifik, kata Khusna otomatis kembali ke asalnya. Artinya tidak bisa digunakan untuk pos anggaran lain. Misalnya DAK (Dana Alokasi Khusus). Kemudian BLUD rumah sakit. Khusna menambahkan, di APBD 2021 ada anggaran Rp 36 miliar dari Silpa APBD 2020. "Yang pasti yang bebas sudah dipasang di APBD 2021 sebesar Rp 36 miliar. Total yang bebas masih dihitung," pungkas Khusna Lindarti.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesandung Hak Angket,...
Kesandung Hak Angket, Bupati Blitar Mak Rini Tiba-tiba Mutasi 31 Pejabat Eselon 2
Makde Rahmat Sebut Bupati...
Makde Rahmat Sebut Bupati Blitar Bohong Soal Kesepakatan Sewa Rumdin, Kok Bisa?
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved