Terungkap, 201, 74 Gram Sabu dari Nigeria Diselundupkan dalam Kotak Hiasan Kaligrafi

Rabu, 06 Januari 2021 - 17:58 WIB
loading...
Terungkap, 201, 74 Gram Sabu dari Nigeria Diselundupkan dalam Kotak Hiasan Kaligrafi
Hari Ini Sidang Virtual Narkoba Catherine Wilson, Agendanya Dengar Keterangan Ahli KPPBC TMP B Yogyakarta menunjukkan barang bukti yang diselundupan lewat jasa pengiriman pos internasional di kantor KPPBC TMP B Yogyakarta, Rabu (6/1/2021). Foto MNC News
A A A
SLEMAN - Kantor pegawasan dan pelayanan bea dan cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) B Yogyakarta berhasil mengagalkan penyeludupan sabu seberat 201,74 gram dari Nigeria lewat jasa pengiriman pos internasional, Rabu (30/12/2020).Barang itu dikirim oleh warga negara Nigeria, AG, 36, kepada CDS, 32, warga Mertoyudan, Magelang yang dikemas dalam 6 kemasa plastik dan dimasukan dalam Quran Gift (hiasan tulisan Arab) .

AG dan CDS ini merupakan residivis kasus Narkoba yang pernah mendekam di sel tahanan Nusakambangan. Keduaya kenal saat berada di Lapas Nusakambangan tersebut. CDS keluar taun 2015 sedangkan AG, keluar tahun 2017. Setelah keluar mereka tetap berhubungan. CDS sekarang di tahan di sel tahanan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DIY. Kasus ini masih dalam pengembangan BNNP DIY. (Baca juga: Hari Ini Sidang Virtual Narkoba Catherine Wilson, Agendanya Dengar Keterangan Ahli)

Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta Henky TP Aritonang mengatakan terungkapnya kasus ini, berawal dari informasi kantor bea cukai pusat pebean kantor pos Pasar Baru Jakarta jika ada barang yang mencurigkan yang dikirim ke Yogyakarta dari Nigeria.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan barang kiriman internasional yang disitribusikan dari kantor pos PasarBaru Jakarta ke kantor Pos Plemburan, Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman sebagai tempat kepabeanan pos internasional di DIY dan Jawa Tengah wilayah selatan.

“Dari hasil pengecekan diketahui ada enam kemasan plastik berupa benda serbuk putih yang diidentifikasika sebagai Methamphetamine (sabu-sabu) seberat 201,71 gram. Barang itu dikirimkan oleh warga negara Nigeria AG dari negaranya kepada CDS warga Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah,” kata Hengky, Rabu (6/1/2021).

Hengky menjelaska sebagai tindaklanjut atas temuan itu, melakukan koordinasi dengan BNNP DIY dan Dit Narkoba Polda DIY untuk memastikan barang itu sabu-sabu dengan pengcekan secara langsung dan kantor pos untuk pegiriman barang itu ke alamat tujuan.

Setelah dipastikan itu sabu-sabu langsung di antar ke alamat pengiriman dan menangkap penerimana CDS serta membawanya ke kantor BNNP DIY. "CDS sekarang ditahan di sel tahanan BNNP DIY, namun karena sakit tidak bisa dihadirkan,” paparnya.

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Sebab dari pengakuan tersangka ini pegiriman importansi barang tersebut ke Yogyakarta baru pertama kali. Termasuk barang itu akan diedarkan kemana. Untuk kasus ini CDS dijerat dengan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup. (Baca juga: Malam Tahun Baru, Polrestro Jakarta Pusat Sita 10 Kg Sabu di Apartemen Grand Palace)

“Ini bukan yang pertama sebab tahun 2020 juga pernah mengungkap namun jumlahnya kecil dan untuk kali ini jumlahnya besar. Biasanya sindikan ke Jatim dan Jateng di Semarang. Sehingga ini agak baru ke Magelang. Apakah akan diedarkan ke Magelang atau kemana. Sekarang ditangani BNNP DIY,” jelasnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1932 seconds (11.252#12.26)