RS Kediri Bisa Pastikan Positif Atau Tidak COVID-19 dalam 45 Menit
Kamis, 14 Mei 2020 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
"Ini (Lab RSUD Gambiran Kediri) akan mempercepat pemeriksaan swab karena tak perlu lagi mengantre di Surabaya," kata Fauzan.
Dengan adanya lab PCR, petugas medis, khususnya di Kediri bisa lebih cepat dalam mengambil langkah. Petugas tidak perlu lagi menunggu hasil swab 1-2 minggu dari Surabaya akibat panjangnya antrian. Dengan diketahuinya hasil swab secara cepat, pasien juga tidak terlalu lama diisolasi di rumah sakit.
Bahkan akibat lamanya hasil swab, beberapa kasus di daerah, hasil swab baru keluar setelah pasien meninggal dunia. "Panjangnya proses pemeriksaan swab kerap jadi persoalan rumah sakit di daerah," kata Fauzan.
Dalam kesempatan itu Fauzan juga mengatakan, tidak semua rumah sakit rujukan dipercaya melakukan tes PCR COVID-19.
Setiap lab rumah sakit yang dipercaya melakukan PCR dipastikan memiliki standar kelayakan sekaligus kesiapan SDM. Qoirida Vinahari, tenaga medis yang bertugas di lab RSUD Gambiran mengatakan, peralatan PCR yang ada di RSUD Gambiran bekerja secara mekanis (bukan manual).
Dengan adanya lab PCR, petugas medis, khususnya di Kediri bisa lebih cepat dalam mengambil langkah. Petugas tidak perlu lagi menunggu hasil swab 1-2 minggu dari Surabaya akibat panjangnya antrian. Dengan diketahuinya hasil swab secara cepat, pasien juga tidak terlalu lama diisolasi di rumah sakit.
Bahkan akibat lamanya hasil swab, beberapa kasus di daerah, hasil swab baru keluar setelah pasien meninggal dunia. "Panjangnya proses pemeriksaan swab kerap jadi persoalan rumah sakit di daerah," kata Fauzan.
Dalam kesempatan itu Fauzan juga mengatakan, tidak semua rumah sakit rujukan dipercaya melakukan tes PCR COVID-19.
Setiap lab rumah sakit yang dipercaya melakukan PCR dipastikan memiliki standar kelayakan sekaligus kesiapan SDM. Qoirida Vinahari, tenaga medis yang bertugas di lab RSUD Gambiran mengatakan, peralatan PCR yang ada di RSUD Gambiran bekerja secara mekanis (bukan manual).