Epidemiolog: Pandemi Terkendali Bila Setengah Penduduk Indonesia Divaksin

Senin, 04 Januari 2021 - 10:59 WIB
loading...
Epidemiolog: Pandemi...
Foto dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia dinilai baru bisa terkendali bila lebih dari setengah penduduk rentan Indonesia sudah divaksin dalam waktu singkat. Artinya, Indonesia harus mengejar ketersediaan vaksin agar mayoritas populasi di negara ini bisa segera divaksinasi.

Menurut epidemiologi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Panji Fortuna Hadisoemarto, pandemi di Indonesia baru bisa terkendali tergantung sebanyak apa mayarakat yang bisa vaksinasi dalam waktu singkat. Bila vaksinasi belum mencapai setengah populasi, belum akan terlihat hasilnya. (Baca juga: Gawat, Kematian Akibat COVID-19 di Jatim Terus Naik, Kini Jadi 6,96%)

"Mungkin bagaimana vaksinasi ini bisa terlihat dalam penanganan pandemi ini, paling tidak mesti setengah populasi rentan bisa divaksinasi dalam waktu singkat," beber Panji, Senin (4/1/2021).

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diperoleh dan jadwal pembelian, Indonesia baru mendapatkan vaksin dalam enam bulan kedepan untuk memenuhi 30% populasi. Sehingga, menjadi pertanyaan apakah hingga akhir tahun seluruh masyarakat Indonesia bisa tervaksin seluruhnya. (Baca juga: Didukung 10 Ribu Puskesmas, Vaksin Corona Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi)

"Kita lihat nanti berapa yang terealisasikan sehingga apakah 2021 akhir sudah bisa semua divaksin. Karena untuk pengadaan vaksin, ada yang komitmen, dan potensi. Kalau yang potensi, itu terjadi akhir tahun sampai 600 juta dosis. Itu sangat cukup memvaksin semua orang indonesia," imbuh dia.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GE HealthCare dan IKATEMI...
GE HealthCare dan IKATEMI Kolaborasi Layanan Kesehatan di RS Kemenkes Surabaya
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Warga Maluku Tenggara...
Warga Maluku Tenggara Dibantu Fasilitasi Penanganan Medis: Terima Kasih Partai Perindo
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Vinski Tower & Celltech...
Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre Masuk Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved