Mengaku Sebagai Wali Kota Salatiga, 5 Napi Lapas Madiun Tipu Warga Jutaan Rupiah
Senin, 04 Januari 2021 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Tindak kejahatan komplotan penipuan itu, terbongkar setelah korban Pursini, warga Jalan Imam Bonjol Salatiga melapor ke Polres Salatiga . Dalam penyidikan, terkuak bahwa komplotan penjahat yang beraksi dari dalam penjara itu, juga menipu Abdul Aziz warga Beringin, Kabupaten Semarang.
"Pengungkapan kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Pursini yang melapor bahwa dirinya ditipu oleh orang yang mengaku sebagai Wali Kota Salatiga," kata Kapolres Salatiga , AKBP Rahmad Hidayat, Senin (4/1/2021).
(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )
Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mendapat petunjuk bahwa aksi penipu itu dilakukan oleh orang yang berada di daerah Madiun. Setelah mengetahui keberadaan para tersangka yang ternyata berada di dalam Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, polisi langsung melakukan penangkapan.
Dari para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang butki hasil penipuan yaitu, uang Rp3 juta yang disimpan di saldo BCA atas nama Nita Antiani. Tabungan tersebut disita dari salah satu tersangka. Kini para tersangka ditahan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun lantaran masih menjalani masa hukuman.
"Pengungkapan kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Pursini yang melapor bahwa dirinya ditipu oleh orang yang mengaku sebagai Wali Kota Salatiga," kata Kapolres Salatiga , AKBP Rahmad Hidayat, Senin (4/1/2021).
(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )
Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mendapat petunjuk bahwa aksi penipu itu dilakukan oleh orang yang berada di daerah Madiun. Setelah mengetahui keberadaan para tersangka yang ternyata berada di dalam Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, polisi langsung melakukan penangkapan.
Dari para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang butki hasil penipuan yaitu, uang Rp3 juta yang disimpan di saldo BCA atas nama Nita Antiani. Tabungan tersebut disita dari salah satu tersangka. Kini para tersangka ditahan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun lantaran masih menjalani masa hukuman.
Lihat Juga :