9.000 Lebih Guru Honorer di Sulsel Diusulkan Jadi PPPK

Senin, 04 Januari 2021 - 08:41 WIB
loading...
9.000 Lebih Guru Honorer...
Pemprov Sulsel mengusulkan sekitar 9.000 lebih guru honorer untuk direkrut menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Pemprov Sulsel telah mengirimkan usulan ribuan tenaga pendidik berstatus non-ASN ke pemerintah pusat, yang diharap bisa diterima melalui program rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi satu juta guru bagi honorer tahun anggaran 2021.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel , Hery Sumiharto membeberkan, pihaknya telah mengusulkan data sebanyak 9.000-an guru honorer. Mereka terdiri dari jenjang SMA/SMK/SLB di bawah naungan Pemprov Sulsel .

“Kurang kebih 9.000 lebih kita usulkan, dan mudah-mudahan ini bisa disetujui semua. Angka pastinya, nanti saya coba minta di bagian kepegawaian,” beber Hery yang dikonfirmasi KORAN SINDO, Minggu, (03/01/2021).

Baca Juga: Tahun Baru, 543.928 Guru Honorer Madrasah Terima Bantuan Subsidi Upah

Dia melanjutkan, usulan tersebut masih akan diverifikasi oleh pemerintah pusat nantinya. Namun dia berharap, Sulsel bisa bisa mendapat kuota lebih besar mengingat banyaknya guru honorer di Sulsel .

Hery berharap, penerimaan guru melalui seleksi PPPK bisa dibuka dalam waktu dekat. Meski pihaknya belum menerima informasi pasti kapan rekrutmen itu digelar, termasuk penetapan kuota yang diusulkan tiap daerah.

“Belum ada (informasi kapan usulan kita ditetapkann pusat). Kita baru masukkan usulan. Tapi mudah-mudahan dalam waktu dekat ada hasilnya,” imbuh Hery.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi mengaku, pihaknya sudah mengusulkan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) kepada Kemenpan-RB, termasuk pada seleksi CPNS untuk tahun anggaran 2021. Khusus usulan formasi PPPK , kata dia, memang sempat direvisi pasca-kebijakan pusat soal program penerimaan satu juta guru melalui rekutmen PPPK.

Baca Juga: Bantuan Subsidi Upah Cair, Ribuan Guru Honorer di Rembang Ucap Syukur

“Kalau usulan PPPK kan, disdik yang verifikasi dan usulkan. Sekitar 9.000 lebih itu untuk formasi guru (seleksi PPPK). Jadi dia masukkan langsung ke Kemendikbud, kami cuma menerima laporan,” sebut Imran.

Sementara berdasarkan usulan kebutuhan ASN yang dilaporkan Pemprov Sulsel , sebanyak 2.070 diantaranya khusus untuk seleksi penerimaan CPNS. Kemudian, untuk jalur inpassing 538 pegawai.

Kebutuhan ASN yang diusulkan tersebut akan dipertimbangkan kembali oleh Kemenpan-RB. Dia mengaku, kebutuhan pegawai yang diusulkan, sebagian besar untuk formasi tenaga pendidik dan kesehatan.

Sementara khusus melalui seleksi CPNS , ada sebanyak 34 formasi khusus bagi atlet berprestasi yang diusulkan. Usulan formasi khusus tersebut kata dia, bisa diangkat langsung menjadi CPNS. Bahkan tanpa harus melalui seleksi.

Pertimbangannya, karena telah berkontribusi membawa nama baik Sulsel di tiap ajang kompetisi keolahragaan.

"Jadi kita mintakan formasi khusus, supaya mereka langsung diangkat. Itu kita masukkan di penerimaan CPNS. Itu permintaan khusus. Mudah-mudahan diakomodir," harap Imran.

Baca Juga: Rekrutmen Guru PNS Ditiadakan, P2G: Kado Pahit Akhir Tahun Guru Honorer

Dia berharap, kuota yang diberikan oleh pusat bisa lebih besar. Pasalnya, jumlah pegawai pensiun lingkup Pemprov Sulsel pun bertambah tiap tahun. Dengan demikian, harus diikuti dengan penerimaan ASN baru.

Belum lagi, pemerintah pusat tidak membuka penerimaan CPNS formasi tahun 2020 lalu. Namun Imran mengakui hal ini tidak menganggu signifikan jalannya kinerja birokrasi. Apalagi untuk mentaktisi kebutuhan pegawai selama ini mengandalkan pegawai yang mutasi masuk ke Pemprov Sulsel .

"Saya kira kalau lingkup Pemprov Sulsel memang ada jumlah pegawai yang pensiun tiap tahun. Kebutuhan formasi kita kan selama ini mengandalkan dari CPNS, sementara tahun ini tidak ada. Tapi secara umum kita banyak menerima pegawai pindahan baik dari kabupaten/kota maupun provinsi lain," jelasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Komitmen Suli Beri Bantuan...
Komitmen Suli Beri Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di Kupang NTT
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Demo Tuntut Status PPPK-ASN
Jalan Medan Merdeka...
Jalan Medan Merdeka Selatan Arah Sudirman-Thamrin Macet Total Imbas Demo Guru
Nasib Tenaga Kontrak...
Nasib Tenaga Kontrak Tak Lolos Seleksi PPPK, DPRD Kota Bekasi Desak Ada Solusi
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Guru Honorer dalam Seleksi PPPK
Kisah Haru Sitimah,...
Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan
Rekomendasi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved