Sudah 71 Personel Satpol PP Kota Makassar Terpapar Covid-19

Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:46 WIB
loading...
Sudah 71 Personel Satpol...
Jumlah pesonel Satpol PP Makassar yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Foto: Ilustrasi/Sindonews
A A A
MAKASSAR - Satu per satu personel Satpol PP Makassar terpapar Covid-19. Hingga siang kemarin, Jumat, (01/01/2021) tercatat sudah ada 71 petugas yang terkonfirmasi positif. Jumlah itu diprediksi akan terus bertambah.

Sekretaris Satpol PP Makassar , Iqbal Asnan mengatakan dari 775 personel baru 60% atau sekitar 400 orang yang sudah melakukan swab tes.

"Hasilnya ada 71 personel yang positif, itu pun belum semua hasilnya keluar. Baru lima dari 14 kecamatan BKO Satpol PP ," kata Iqbal,Jumat, (01/01/2021).

Baca Juga: Tawuran Antarpemuda dan Blokade Jalan Warnai Malam Tahun Baru di Makassar

Iqbal mengatakan, bagi petugas yang terkonfirmasi positif dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Begitu pula bagi petugas yang masih menunggu hasil swab tesnya keluar.

Pihaknya bahkan sudah menyiapkan logistik mulai bahan makanan hingga obat-obatan bagi petugas yang isolasi mandiri di rumah. Logistik itu merupakan patungan dari pejabat struktural lingkup Satpol PP .

"Sejak mereka isolasi mandiri di rumah itu kita sudah siapkan logistik. Kalau hasil swab-nya positif kita lanjutkan logistiknya, tapi kalau negatif mereka kembali bertugas di lapangan," ujar dia.

Sedangkan, bagi petugas yang belum melakukan swab masih menunggu jadwal. Sebab, saat ini Dinas Kesehatan Kota Makassar belum memiliki alat tes swab.

"Kita berharap segera difasilitasi bagi petugas yang belum swab tes. Termasuk bagi petugas yang sudah isolasi mandiri selama 14 hari kita minta lagi untuk swab kembali," tutur dia.

Baca Juga: Pelaku Teror Bom Masjid di Makassar Sempat Minta Kalender 2021

Pj Wali Kota Makassar , Rudy Djamaluddin menyebutkan puncak lonjakan kasus Covid-19 diprediksi akan terjadi pada pertengahan Januari 2021. Peningkatan tersebut merupakan efek dari momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Tim epidemiologi sudah memberikan peringatan kepada kita. Dan kami sudah memperkirakan gelombang puncaknya dua pekan setelah pencoblosan dan dua pekan setelah Nataru," ungkap Rudy.

Namun, dia mengaku sudah mengantisipasi ledakan kasus usai Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember lalu. Salah satunya dengan melakukan swab massal di 47 puskesmas. Hasilnya, sudah lebih dari 3.000 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 .

"Kita tinggal tunggu puncaknya. Makanya kita lakukan swab massal. Makanya kasus naik terus supaya penualran segera bisa kita hambat," ujar dia.

Baca Juga: Legislatif Dorong Penataan Gedung di Kota Makassar

Surat edaran yang menutup tempat wisata hingga penerapan jam malam di Makassar disebutnya menjadi salah satu upaya menekan ledakan kasus dari momentum Nataru.

"Inilah kita dorong untuk menghindari titik keramaian atau kerumunan. Kita sarankan orang tidak perlu rayakan tahun baru di Kota Makassar. Makanya yang menjadi daya tarik kita tutup, seperti tempat wisata ," tukas dia.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satpol PP DKI Jakarta...
Satpol PP DKI Jakarta Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Satpol PP Tangkap 5...
Satpol PP Tangkap 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Bantaran Kali Jakpus
Penambahan 5.000 Personel...
Penambahan 5.000 Personel Satpol PP, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000
Rano Karno: Kalau Satpol...
Rano Karno: Kalau Satpol PP Tak Punya Mako, Aneh
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Satpol PP Cabut Stiker QR Code Judi Online di Jakarta
185 Lapangan Padel di...
185 Lapangan Padel di DKI Tak Milik PBG, Satpol PP Tunggu Instruksi Pembongkaran
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved