KNPI Nobatkan Ridwan Kamil Bapak Pembangunan Kepemudaan Jawa Barat
Jum'at, 01 Januari 2021 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
Rio menekankan, pemuda harus dilibatkan dalam semua unsur pembangunan. Hal itu dinilainya penting, agar pemuda tidak ada yang menganggur atau bahkan terjerumus dalam tindakan kriminal.
"Maka kami berinisiasi dengan Pak Gubernur (Jabar) membuka (kerja sama) lintas sektoral. Semua anak-anak muda dilibatkan di setiap pembangunan di Jawa Barat, supaya tidak ada pengangguran, kriminalitas, dan lain-lain," katanya.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, di awal kepemimpinannya sebagai Gubernur pada 2018 lalu, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Jabar berada di peringkat 34 di Indonesia.
IPP adalah sebuah tolok ukur untuk capaian kepemudaan di lima bidang dasar, yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.
Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, kegiatan pembangunan kepemudaan sebelumnya sudah banyak dilakukan, namun belum tepat sasaran. "Ibaratnya aksinya ada tapi bahasanya belum nyambung," ujarnya.
Oleh karena itu, berbagai perbaikan dilakukan dan mencoba lebih fokus membangun kepemudaaan. Instruksi dan konsep banyak diberikan agar pembangunan pemuda ini bisa melompat.
lHasilnya IPP Jabar 2019 berhasil naik 14 peringkat ke posisi 20. Saya harus mengapresiasi kinerja Dinas Kepemudaaan dan Olahraga Jabar," sebut Kang Emil.
"Maka kami berinisiasi dengan Pak Gubernur (Jabar) membuka (kerja sama) lintas sektoral. Semua anak-anak muda dilibatkan di setiap pembangunan di Jawa Barat, supaya tidak ada pengangguran, kriminalitas, dan lain-lain," katanya.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, di awal kepemimpinannya sebagai Gubernur pada 2018 lalu, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Jabar berada di peringkat 34 di Indonesia.
IPP adalah sebuah tolok ukur untuk capaian kepemudaan di lima bidang dasar, yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.
Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, kegiatan pembangunan kepemudaan sebelumnya sudah banyak dilakukan, namun belum tepat sasaran. "Ibaratnya aksinya ada tapi bahasanya belum nyambung," ujarnya.
Oleh karena itu, berbagai perbaikan dilakukan dan mencoba lebih fokus membangun kepemudaaan. Instruksi dan konsep banyak diberikan agar pembangunan pemuda ini bisa melompat.
lHasilnya IPP Jabar 2019 berhasil naik 14 peringkat ke posisi 20. Saya harus mengapresiasi kinerja Dinas Kepemudaaan dan Olahraga Jabar," sebut Kang Emil.
Lihat Juga :