Polri Watch Minta Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus-kasus Gelap
Jum'at, 01 Januari 2021 - 04:06 WIB
loading...
Polres Pelabuhan Belawan merilis pengungkapan kasus sepanjang 2020.
A
A
A
BELAWAN - Menjelang akhir 2020, sejumlah kasus perampokan , pencurian dan pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan banyak yang belum terungkap. Banyak kasus belum terungkap yang menjadi pekerjaan rumah bagi Kapolres Pelabuhan Belawan.
Berdasarkan catatan Media ini, sejumlah kasus yang belum terungkap misalnya perampokan Indomaret Simpang Kantor Jl. KL Yos Sudarso Km 17,5 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan yang terjadi pada Sabtu 7 April 2018 lalu. Akibat perampokan bersenjata api itu, pihak Indomaret mengalami kerugian uang tunai Rp150 juta.
Perampokan yang terjadi sekira pukul 23:45 itu berawal saat karyawan Indomaret mau menutup usaha mini market tersebut, tiba-tiba seorang lelaki menghampiri kasir dan langsung menodongkan senjata api (senpi) laras panjang.
(Baca juga: Tempat Wisata dan Kafe di Pangkalpinang Tutup di Malam Pergantian Tahun )
Di bawah todongan senpi, sang kasir dipaksa mengambil uang dari dalam brankas yang jumlahnya Rp 150 juta dan memasukkannya ke dalam kantongan plastik yang sengaja dibawa tersangka. Karena takutnya, sang kasir terpaksa memenuhi permintaan sang perampok yang mengenakan celana loreng, helm dan jaket berwarna hitam itu.
Setelah itu perampok melarikan diri sambil mengancam seluruh karyawan agar jangan coba-coba berteriak.
Berdasarkan catatan Media ini, sejumlah kasus yang belum terungkap misalnya perampokan Indomaret Simpang Kantor Jl. KL Yos Sudarso Km 17,5 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan yang terjadi pada Sabtu 7 April 2018 lalu. Akibat perampokan bersenjata api itu, pihak Indomaret mengalami kerugian uang tunai Rp150 juta.
Perampokan yang terjadi sekira pukul 23:45 itu berawal saat karyawan Indomaret mau menutup usaha mini market tersebut, tiba-tiba seorang lelaki menghampiri kasir dan langsung menodongkan senjata api (senpi) laras panjang.
(Baca juga: Tempat Wisata dan Kafe di Pangkalpinang Tutup di Malam Pergantian Tahun )
Di bawah todongan senpi, sang kasir dipaksa mengambil uang dari dalam brankas yang jumlahnya Rp 150 juta dan memasukkannya ke dalam kantongan plastik yang sengaja dibawa tersangka. Karena takutnya, sang kasir terpaksa memenuhi permintaan sang perampok yang mengenakan celana loreng, helm dan jaket berwarna hitam itu.
Setelah itu perampok melarikan diri sambil mengancam seluruh karyawan agar jangan coba-coba berteriak.
Lihat Juga :