Tahun 2021 Sudah di Depan Mata, Hama Tikus di Kabupaten Blitar Masih Merajalela

Kamis, 31 Desember 2020 - 18:48 WIB
loading...
A A A
(Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Tokoh Simpatisan FPI Sidoarjo )

"Rasanya semremet (gregetan)," kata Slamet sembari menahan diri agar tidak kelepasan ungkapan yang tidak pantas. Slamet mengaku sudah tidak kurang kurang berikhtiar. Mulai racun tikus yang katanya ampuh, sudah ia coba. Tikus, kata Slamet memang tergolek mati. Setidaknya ada lima ekor yang meregang nyawa setelah menyantap makanan yang ia pasang sebagai jebakan.

"Tapi itu hanya berlaku sekali dua kali. Berikutnya tikusnya seperti tahu. Makanan hanya dilewati," terang Slamet dengan nada heran. Didorong rasa jengkel, ia bersama petani lain, ambil jalan lebih keras. Pagi, siang, bahkan malam, sarang tikus yang berbentuk lubang di sekitar pematang ia asapi. Kemudian bersama petani lain menyanggong di depan lubang sambil menggamit tongkat pemukul.

Dalam hitungan tidak sampai satu menit, tikus berhamburan keluar. Kawanan pengerat itu tidak tahan asap belerang. Semuanya langsung dibantai tanpa ampun. Tidak ada satu ekor pun yang dibiarkan hidup. Namun kendati demikian, jumlah tikus di sawah tetap banyak. "Yang heran tidak hanya saya. Semua petani juga heran. Tikus seperti tidak ada habisnya," keluh Slamet.

Kawanan tikus itu tiap malam tetap menyerbu tanaman. Tanaman apa saja. Kecuali bawang merah dan cabai yang mungkin getir dan pedas, semua disikat. Mulai tanaman baru tumbuh sampai nanti berbuah, tidak ada yang lolos dari serangan. Yang dirasakan Slamet, setelah dioperasi, serangan tikus malah semakin ganas. Seolah ngamuk menuntut balas teman teman mereka yang dibantai.

(Baca juga: Asyik Mesum di Hotel dan Rumah Kos, 2 Pria dan 2 Wanita Tanpa Baju Diciduk Polisi )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Gubernur ASR Hadiri...
Gubernur ASR Hadiri PSBM XXVI, Sultra Dapat Tambahan Cetak Sawah 10 Ribu Hektare
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Bangun Ekonomi Lokal,...
Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Berita Terkini
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved